Fenomena Santri Bergabung PSI: Kemunduran atau Kemajuan?
Oleh: Diva Wahyu Eka Permatasari

Ada keprihatinan bahwa beberapa kebijakan dan tindakan yang dilakukan oleh partai politik seperti PSI perlu dibedakan dengan peran mereka sebagai santri yang aktif di lembaga keagamaan.
Keterlibatan santri dalam partai semacam ini mungkin memunculkan konflik moral yang kompleks.
Argumen lain yang juga dapat diajukan ialah keterlibatan santri yang masih aktif di lembaga pesanten dapat mengalihkan perhatian mereka dari tujuan utama mereka, yaitu mendapatkan pendidikan agama yang kuat di pesantren.
Kehilangan fokus ini dapat berdampak negatif pada perkembangan pendidikan santri. Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang apakah fenomena ini adalah kemajuan atau kemunduran, perlu diperhatikan bahwa hal ini tidak homogen.
Tidak semua santri yang bergabung dengan partai politik akan memiliki pengaruh yang sama, dan dampaknya akan bervariasi tergantung pada individu dan konteksnya.
Namun, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk memastikan bahwa keterlibatan santri dalam PSI lebih mengarah pada kemajuan daripada kemunduran.
Peran institusi (pesantren) para santri dan ulama dapat memainkan peran penting dalam membimbing santri yang terlibat dalam politik. Mereka dapat memberikan panduan moral dan etika serta membantu santri dalam memahami implikasi agama terkait kebijakan politik.
Pada sisi yang lain, santri yang terlibat dalam politik praktis harus mempertahankan kritik konstruktif terhadap partai politik yang mereka dukung.
PSI, yang dikenal dengan pendekatan berpolitik modern dan saat ini tengah dinahkodai oleh Kaesang Pangarep memang menarik bagi banyak kalangan, termasuk santri
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Santri Turun ke Desa, Kembangkan Pertanian dan Peternakan
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar
- Sinyal Jokowi Gabung PSI Makin Kuat, Golkar: Pasti Ada Hitungan Politik
- Menakar Potensi Kolaborasi Politik Jokowi dan PSI Menuju 2029
- Mudik Gratis, PSI Berangkatkan Ratusan Pemudik Naik Bus dan Kereta