Ferdinand Hutahaean Bicara soal Kewibawaan Istana

jpnn.com, JAKARTA - Ferdinand Hutahaean mengatakan keputusan pihak istana tidak menjawab surat yang dilayangkan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada Presiden Joko Widodo sudah tepat.
Mantan politikus Demokrat ini bahkan menyatakan dirinya sejak awal sudah mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak perlu merespons surat tersebut baik secara lisan maupun tulisan.
"Saya pikir istana sudah bertindak benar. Saya sudah menyampaikan pendapat bahwa presiden, istana tidak perlu merespons surat tersebut baik lisan maupun tertulis," ucap Ferdinand kepada JPNN.com, Jumat (5/2).
Lebih jauh, mantan ketua Biro Energi dan Sumber Daya Mineral DPP Demokrat ini menyebut pernyataan Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang mengatakan tidak perlu merespons surat AHY itu juga tepat.
"Itu sudah langkah tepat, karena kewibawaan martabat lembaga kepresidenan harus dijaga. Kedua, ini bukan urusan istana, ini urusan internal Partai Demokrat," ucap Ferdinand.
Secara politik, katanya, istana apalagi kepala pemerintahan tidak perlu terlibat dalam urusan semacam ini.
"Tidak perlu membawa-bawa istana dalam urusan seperti ini dan janganlah lembaga kepresidenan itu kita degradasi posisinya," pungkas mantan Caleg DPR RI dari Demokrat ini.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menyatakan pihaknya merasa tidak perlu menjawab surat dari putra Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.
Ferdinand Hutahaean komentari keputusan Istana mengabaikan surat AHY untuk Presiden Jokowi soal kudeta Demokrat.
- Ray Rangkuti Nilai Hasan Nasbi Layak Dicopot dari Jabatan PCO
- AHY Jawab Begini Ditanya Pertemuan Prabowo, SBY, dan Megawati
- Agust Jovan Latuconsina Layak Jadi Wasekjen Demokrat: Energik dan Bertalenta
- Syahrial Nasution, Alumni Unpar yang Dipercaya AHY Jadi Wakil Sekjen Partai Demokrat
- Jadi Kepala Komunikasi Partai Demokrat, Herzaky: Ini Amanah Luar Biasa
- Ditunjuk AHY Jadi Bendum Demokrat, Irwan Fecho Mundur dari Stafsus Mentrans