Ferry Diusir Karena Belum Vaksin, Kapolres Badung: Kalau Tak Cocok Pindah Saja!

Solusi paling bermartabat adalah melakukan mediasi antarkedua belah pihak. “Kami akan mediasi dulu, lihat saja seperti apa perkembangannya,” paparnya.
Selain itu, kepolisian akan melihat sejauh mana aturan hukum yang mengikat dalam persoalan tersebut. Karena dalam tradisi masyarakat Bali itu ada namanya Desa Adat.
Desa Adat di Bali sendiri ada sejak dulu kala. Tugasnya adalah menjaga kelestarian budaya masyarakat Bali.
"Kalau, memang ada aturan yang mengikat dimana lingkungan bisa kita tinggal, kalau seyogyanya pribadi saya, ikuti saja," ungkapnya.
Seandainya tidak cocok di lingkungan tersebut, sebaiknya pindah agar terhindar dari masalah.
“Kalau saya, daripada merubah lingkungan yang sudah ada sejak awal, lebih baik pindah. Kan tidak mungkin satu orang merubah satu kampung,” pungkasnya. (rb/dre/yor/JPR)
Kapolres Badung AKBP Badung AKBP Roby Septiadi meminta Ferry Wahyudi pindah saja jika tidak cocok menetap di Gulingan, Mengwi, lantaran belum vaksin.
Redaktur & Reporter : Ali Mustofa
- Pramono tak Melarang Siapa pun Mengadu Nasib ke Jakarta Setelah Lebaran
- Bule Inggris Berulah di Bali, Sopir Truk Gabah Jadi Korban
- Menteri Kesehatan Pastikan Vaksin Covid-19 Buatan Indonesia Lebih Aman
- 2 Pria Asal NTT Penganiaya Anggota TNI di Bali Jadi Tersangka
- AKBP Teguh Ungkap Fakta Penyerangan Prajurit TNI di Lapangan Futsal
- Tangkap 10 Pelaku Penganiayaan Prajurit TNI Serda STV, Polisi Lakukan Ini