Filamen Jamur ini Disebut Sebagai Fosil Organisme Darat Tertua di Dunia
"Setelah lama melihat fosil, Saya akhirnya menyadari bahwa mungkin saja untuk merekonstruksi cara bertumbuh hewan, dan mencari tahu apa afinitasnya sebenar-benarnya," kata Dr Martin, yang melakukan penelitian itu saat berada di Universitas Cambridge.
Ia menemukan fosil tersebut menyerupai filament serupa kabel yang disebut ‘miselium’ yang digunakan jamur untuk mengekstrak nutrisi dari tanah.
"Ketika jamur tumbuh, ia mengirim filament di depan yang mungil, sebuah sel tunggal dalam ukuran lebar, tengah mencari sumber makanan ... kemudian mengirimkan cabang yang tumbuh kembali ke filamen asli, memungkinkan jamur untuk menyalurkan nutrisi dan energi dari sumber makanan ke bagian lain dari organisme," jelasnya.
Penelitian ini diterbitkan pada (2/3) dalam ‘Botanical Journal of Linnean Society’.
Menurut sebuah studi baru, filamen yang diawetkan dari jamur yang hidup 440 juta tahun lalu adalah fosil tertua -yang sejauh ini diketahui -dari
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Upaya Bantu Petani Indonesia Atasi Perubahan Iklim Mendapat Penghargaan
- Dunia Hari Ini: Tanggapan Israel Soal Surat Perintah Penangkapan PM Netanyahu
- Dunia Hari Ini: Warga Thailand yang Dituduh Bunuh 14 Orang Dijatuhi Dihukum Mati
- Biaya Hidup di Australia Makin Mahal, Sejumlah Sekolah Berikan Sarapan Gratis
- Rencana Australia Membatasi Jumlah Pelajar Internasional Belum Tentu Terwujud di Tahun Depan
- Dunia Hari Ini: Konvoi Truk Bantuan Untuk Gaza Dijarah Kelompok Bersenjata