Film Jailangkung Sandekala Rating 13+, Kimo Stamboel Punya Alasan Tersendiri

jpnn.com, JAKARTA - Sutradara Kimo Stamboel kembali dengan karya terbarunya, Jailangkung Sandekala. Dalam film terbarunya itu, dia memasukkan unsur keluarga yang begitu kental.
Pria 42 tahun itu lantas membeberkan alasannya perihal keputusannya memasukkan unsur keluarga.
"Ceritanya bisa tersentuh banyak kalangan, karena film horor harus bisa dinikmati lebih luas lagi," ujar Kimo Stamboel di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/9).
Pasalnya dia berharap agar karyanya ksli ini bisa dinikmati oleh semua kalangan. Adapun film Jailangkung Sandekala memang memiliki rating usia 13 tahun ke atas.
"Jadi, gue melihatnya bagaimana caranya kita menikmati lebih, umur yang lebih lebar lagi. Pastinya nyaman dan segala macam, itu target gue sih," sambungnya.
Di samping itu, cerita soal kehilangan keluarga seperti yang dikisahkan dalam film Jailangkung Sandekala juga bisa dirasakan banyak orang, termasuk Kimo.
Hal itu yang kemudian dia kemas ke dalam film yang dibintangi Titi Kamal tersebut.
"Gue bisa merasakan saat hal terhoror adalah yang saat kehilangan anggota keluarga itu adalah sesuatu yang real. Jadi, secara psikologis gue menerapkan itu ke film ini," tutur Kimo.
Sutradara Kimo Stamboel mengungkap alasan film Jailangkung Sandekala masuk kategori 13+
- Film Pabrik Gula Sukses Tampil Perdana di Amerika
- Jalan Pulang, Perjuangan Seorang Ibu di Tengah Teror Mencekam
- Bakal Tayang di Amerika, Film Pabrik Gula Dirilis Dalam 2 Versi
- Dibintangi Asmara Abigail Hingga Tata Janeeta, Film Muslihat Tayang 17 April
- Satu Proyek dengan Kekasih, Kevin Julio: Aku Banyak Belajar
- Demi Film Samar, Imelda Therinne Riset Langsung Kehidupan Komikus Cerita Horor