Finalis Lomba Debat Konstitusi dan Constitutional Drafting dari 14 Universitas

jpnn.com, JAKARTA - Pimpinan Badan Pengkajian MPR Martin Hutabarat membuka Lomba Debat Konstitusi Tingkat Nasional dan Constitutional Drafting dalam rangka Pekan Konstitusi MPR Tahun 2017 di Plaza Nusantara V, Sabtu (26/8), di Kompleks MPR, DPR dan DPD.
Martin Hutabarat mengatakan Lomba Debat Konstitusi dan Constitutional Drafting merupakan salah satu cara dilakukan MPR untuk melakukan kaderisasi terhadap intelektual muda agar lebih mudah memahami bagaimana sistem ketatanegaraan atau sistem konstitusi Indonesia.
"Diperlukan intelektual muda seperti itu untuk masa depan bangsa," katanya.
Menurut Martin, badan pengkajian selalu hadir pada babak penyisihan lomba untuk seleksi regional.
"Para mahasiswa ini sangat serius dan memiliki semangat tinggi. Ini patut menjadi contoh baik generasi muda kita," kata Martin yang membuka acara lomba debat konstitusi dan constitutional drafting.
Sesjen MPR Ma'ruf Cahyono dalam sambutannya mengatakan, lomba ini diharapkan akan membawa manfaat dalam tataran konsep sebuah kompetisi untuk saling memberikan wacana atau melakukan argumentasi terkait konstitusi.
"Yang akan membangun intelektualitas, daya kritisi dan bagaimana cara membuat draft regulasi khusus konstitusional," katanya.
Finalis Lomba Debat Konstitusi yakni, Universitas Pattimura, USU Medan, Universitas Hasanuddin, Universitas Udayana Bali, UIN Wali Songo Semarang, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Universitas Brawijaya, Universitas Padjajaran, Universitas Airlangga dan Universitas Katolik Parahyangan.
Pimpinan Badan Pengkajian MPR Martin Hutabarat membuka Lomba Debat Konstitusi Tingkat Nasional dan Constitutional Drafting dalam rangka Pekan Konstitusi
- IHSG Anjlok, Waka MPR: Kuatkan Basis Investor Instituional Domestik
- Gelar Bazar Murah di Subang, Waka MPR: Ringankan Beban Masyarakat
- Waka MPR Jajaki Peluang Investasi di Bidang Teknologi Karbon Rendah
- Dukung Eksistensi BPKH, Ketua MPR: Penting untuk Meringankan Biaya Haji
- Anak Menkum Supratman dan Ahmad Ali Dilaporkan ke KPK terkait Pemilihan Pimpinan MPR dan DPD
- Waka MPR Apresiasi Penjelasan Dirut Pertamina: Redam Kegundahan Publik