Fokus Digitalisasi, BPKH Ingin Keuntungan Mengalir ke Calon Jemaah Haji
Selasa, 11 Oktober 2022 – 22:55 WIB

BPKH saat 4th International Hajj Conference atau Konferensi Haji Internasional ke-4 yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Jumat (7/10) lalu. Foto: dokumentasi BPKH
Saat ini, BPKH memiliki Siskehat generasi 2 yang membuat lebih mudah untuk melakukan laporan dan menunjukkan transparansi pada publik.
Setelah itu, pemanfaatan teknologi meluas pada pengelolaan dana umat. BPKH menggunakan big data analytic untuk memastikan penempatan dana jemaah ke investasi yang tepat.
"BPKH menggunakan metode big data analytic, kemudian menggunakan artificial intelligence atau kecerdasan buatan untuk lebih mengoptimalkan pengelolaan data potensial," tuturnya.
"Sehingga kami bisa berbagi data tersebut ke bank dan bank memiliki data calon potensial jemaah untuk dipasarkan secara digital," tambah Beny. (mcr4/jpnn)
Anggota Badan Pelaksana BPKH Beny mengatakan pihaknya memaknai digitalisasi sebagai perubahan secara digital untuk membuka peluang memperoleh pendapatan
Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi
BERITA TERKAIT
- ASITA Serius Benahi Travel Haji dan Umrah: Lindungi Jemaah dari Praktik Tidak Sehat
- Anggota Dewan DIY Dorong Terwujudnya Regulasi Smart Province
- Bank Aladin Syariah Permudah Pendaftaran Haji Secara Digital
- BPKH Raih Most Trusted Financial Brand Awards 2025, Begini Harapan Fadlul Imansyah
- Civil Society For Police Watch Merilis Hasil Survei Tentang Urgensi Digitalisasi Kepolisian, Hasilnya?
- Akademisi Unas Jakarta: Digitalisasi Kepolisian Sulit Tercapai jika Hulunya Masih Kotor