Fokus Jamin Mutu Bahan Baku, Sido Muncul Dapat Penghargaan dari BPOM

Tidak hanya itu, Sido Muncul juga menggandeng petani lokal untuk menghasilkan bahan baku produk obat herbalnya.
"Kalau proses produksinya Sido Muncul, menanam kami kerja sama dengan petani. Kami punya laboratorium, green house nursery, kami (juga) sudah bekerja sama dengan perguruan tinggi," tutur Irwan Hidayat.
"Nah, kalau petani itu sampai mulai dari menanam, membersihkan, pencucian sampai dia mengeringkan," sambungnya.
Sementara itu, Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito mengatakan obat bahan alam berbeda dengan obat konvensional yang produksinya sangat bergantung dengan ketersediaan bahan baku impor.
Dia menilai, obat bahan alam seharusnya relatif lebih mudah dikembangkan, mengingat ketersediaan sumber daya alam yang terbilang melimpah di Indonesia.
"Kebijakan serta aksi nyata mewujudkan stabilitas ketersediaan bahan baku obat bahan alam perlu dilakukan untuk menjamin keberlangsungan produksi obat bahan alam," ucap Penny.
"Ini sejalan dengan arahan Presiden bahwa kekayaan dan keragaman hayati Indonesia harus menjadi modal dasar kebangkitan industri obat dalam negeri, serta penguatan ketahanan kesehatan masyarakat," tutupnya.
Sido Muncul terpilih sebagai salah satu perusahaan terbaik yang telah berkomitmen mendukung penjaminan mutu bahan baku ekstrak bahan alam oleh BPOM.
- Komitmen BPOM Soal Pengawasan Produk Kosmetik yang Beredar di Masyarakat
- Kuku Bima Meluncurkan Iklan Pariwisata, Perkenalkan Labuan Bajo ke Mancanegara
- BPOM Bantah Isu di Medsos soal Produk Ratansha Gunakan Merkuri
- Sido Muncul Berbagi Kebahagiaan Melalui Santunan Rp 200 Juta untuk 1.000 Anak Yatim
- Sido Muncul Berikan Bantuan Rp 425 Juta untuk Anak Terduga Stunting di Jonggol
- BPOM Temukan Boraks dalam Kerupuk Gendar saat Inspeksi Takjil di Semarang