Formappi: Dimakzulkan, Lalu Dipenjara
Skandal Bank Century
Selasa, 02 Februari 2010 – 12:23 WIB
JAKARTA- Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang menegaskan keberadaan sebuah Panitia Khusus (Pansus) DPR pada dasarnya memang menjadi pintu masuk untuk pemakzulan presiden. "Kecuali Pansus tersebut berupaya menyulap semua mata rakyat Indonesia, maka pemakzulan presiden dengan sendirinya tak akan terjadi," tegas Sebastian, dalam konfrensi pers yang digelar Formappi, di kantornya, kawasan Matraman, Jakarta Selasa (2/2).
Meskipun Pansus berpeluang untuk menyulap mata rakyat, khusus untuk Pansus skandal Bank Century, Sebastian yakin proses pemakzulan terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memang tengah berjalan. "Fakta yang terungkap selama berlangsungnya sidang-sidang Pansus jelas mengarah kepada pemakzulan," ungkapnya.
Dijelaskan Sebastian, jika pada akhirnya pemakzulan presiden jadi kenyataan sesungguhnya hal itu sangat baik untuk bangsa dan negara ini ke depan karena mengandung sebuah pembelajaran yang sangat luar biasa nilainya bagi kemajuan demokrasi di Indonesia.
"Saya membayangkannya begini, tidak cuma kehilangan jabatan, tapi mereka yang berbuat juga bisa dipenjara. Ini bagus untuk pembelajaran bangsa ke depan agar siapan pun yang jadi presiden harus lebih ekstra hati-hati dalam mengambil keputusan," tegas Sebastian Salang.
JAKARTA- Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang menegaskan keberadaan sebuah Panitia Khusus (Pansus)
BERITA TERKAIT
- Kerugian Negara Hanya Bisa Diperiksa BPK, Ahli: Menjerat Swasta di Kasus PT Timah Terlalu Dipaksakan
- Amplop Berlogo Rohidin Mersyah-Meriani Ikut Disita KPK, Alamak
- Tersangka Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan Bakal Dijerat Pasal Berlapis
- Waket Komisi VIII DPR-LDII Ingatkan Persoalan Kebangsaan Hadapi Tantangan Berat
- Dugaan Plagiarisme di Bawah Sumpah Ahli Kejagung, Tom Lembong Disebut Diuntungkan
- Usut Kasus Korupsi di Kalsel, KPK Panggil Ketua DPRD Supian