Foto-Foto dari Keindahan Pertunjukan Cahaya Alam Aurora Australis di Australia Barat

Aurora australis terjadi ketika partikel bermuatan energi tinggi dari matahari, seperti elektron, memasuki atmosfer bumi.
Kemampuan untuk melihat atau menangkap aurora australis sebagian besar bergantung pada siklus matahari, yang waktunya bervariasi mulai dari sembilan hingga hampir 14 tahun.
Saat memasuki siklus matahari yang maksimum, biasanya melewati setengahnya, aurora australis kemungkinan besar akan terlihat.
"Anda mendapatkan banyak bintik matahari, lebih banyak radiasi, lebih banyak angin matahari yang datang dari matahari," kata Matthew Woods dari Perth Observatory.
Dia menggambarkan cahaya sebagai interaksi antara radiasi dan plasma dari matahari dan atmosfer bumi.
Suar matahari yang kuat sering meledakkan aliran partikel bermuatan ke arah angin matahari dan keluar menuju Bumi.
Partikel-partikel ini diarahkan oleh medan magnet Bumi tempat mereka bertabrakan dengan atom-atom di atmosfer.
Menurut Biro Meteorologi di Australia, tabrakan inilah yang menghasilkan aurora, paling sering terlihat di garis lintang utara atau selatan yang tinggi.
Fenomena cahaya aurora australis tertangkap oleh kamera sejumlah fotografer di kota Northam dan Albany di Australia Barat, pekan lalu
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi