Foto Hoaks Kebakaran Hutan Australia Menyebar Luas di Medsos

Bencana dan keadaan gawat darurat dari kebakaran hutan di Australia telah dieksploitasi para pengguna jejaring sosial.
Banyak informasi tidak akurat beredar di dunia maya, seperti di Twitter, Facebook, Instagram, hingga Whatsapp, soal kebakaran hutan yang sudah menelan korban jiwa setidaknya 25 orang.
Foto-foto korban yang selamat dan peta daerah di Australia yang terbakar adalah contoh berita bohong yang paling banyak disebar, termasuk oleh selebriti internasional.
Di Twitter, informasi yang salah banyak didapatkan bila menelusuri hashtag #ArsonEmergency atau darurat pembakaran sengaja.

Dr. Timothy Graham dari Universitas Teknologi Queensland menganalisa 315 akun yang mengunggah postingan Twitter dengan tag #ArsonEmergency.
Ia menemukan sepertiga dari akun tersebut adalah akun bot dan memiliki pola yang tak aneh.
Menurut Dr. Timothy, topik kebakaran ini menarik banyak perhatian dari akun bot yang memberikan 'Like' atau komentar berisi penyerangan.
Bencana dan keadaan gawat darurat dari kebakaran hutan di Australia telah dieksploitasi para pengguna jejaring sosial
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana