Foto Mesra Tak Pengaruhi Elektabilitas, Pasha Unggul Sementara di Palu

jpnn.com - JAKARTA - Skandal foto mesra dengan aktris Angel Karamoy ternyata tak berpengaruh pada elektabilitas calon Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Syamsuddin Said alias Pasha Ungu. Berdasarkan hitung cepat LSI Denny JA, Pasha yang berpasangan dengan calon Wali Kota Hidayat untuk sementara masih unggul dari pesaing-pesaingnya.
Dalam pemaparan hasil hitung cepat di markas LSI Denny JA disampaikan bahwa pasangan Hidayat-Sigit memperoleh 40,55 persen suara. Namun sejauh ini baru 15 persen dari TPS di Kota Palu menyelesaikan penghitungan.
Perolehan mereka diikuti pasangan Hadiyanto Rasyid-Wiwik Jumatul Rofiah dengan 22,43 persen dan Habsa Yanti-Thamrin Samauna baru mendapatkan 21,10 persen suara. Di tempat terakhir ada pasangan Andi Mulhanan-Tahmidy Lasahido 15,92 persen.
Pada kesempatan kali ini, LSI hanya melakukan penghitungan cepat di 21 daerah di Provinsi Jambi, Provinsi Sumatera Barat. Selain itu ada Kota Batam, Kota Palu, dan Kota Samarinda, serta 16 kabupaten meliputi Banyuwangi, Bengkulu Utara, Bima, Gowa, Gresik, Indramayu, Kediri, Kepulauan Selayar, Kotawaringin Timur, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Lombok Tengah, Lombok Utara, Malang, Soppeng, dan Tanjung Jabung Timur. (wah/dil/jpnn)
JAKARTA - Skandal foto mesra dengan aktris Angel Karamoy ternyata tak berpengaruh pada elektabilitas calon Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Syamsuddin
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Rahmat Saleh Ingatkan Pemerintah Soal Anggaran Pengamanan PSU
- Deddy Sitorus PDIP Mengajak Mengundurkan Diri secara Massal, Waduh
- Bupati Tasikmalaya Terpilih Ade Didiskualifikasi MK, KPU Jabar Beralasan Begini
- Ibas Ajak Semua Kader Demokrat Buat Program untuk Kesejahteraan Rakyat
- Ahli Kepemiluan Usul Ambang Batas Maksimal 50 Persen di Pilpres dan Pilkada
- Bahlil Digugat ke Mahkamah Golkar Gegara Ganti Ketua DPR Papua Barat Daya Tanpa Prosedur