Freddy Harris: Tinggal Pilih, Copyright atau Copyleft?
Minggu, 04 Juli 2021 – 23:03 WIB

Para narasumber sarasehan Perhimpunan Penulis Satupena bertema “HKI: Copyright atau Copyleft” yang digelar secara daring. Foto: Flyer @Satupena
Menurut dia, penemuan mesin mekanik melahirkan hak atas paten yang berkembang menjadi hak cipta. Perkembangan teknologi komunikasi melahirkan copyleft dan industry 4.0, memperkuat copyleft menjadi creative commons.
“Semua hak diciptakan untuk melindungi hak publik atas inovasi melalui penyeimbangan kepentingan publik dan inovatornya, mencegah balik tragedy of the commons maupun the tragedy of anti-commons,” kata Bambang.(fri/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Dirjen Hak Kekayaan Intelektual, Kemenkumham Freddy Harris merespons perdebatan mengenai hak cipta khususnya soal copyright atau copyleft.
Redaktur & Reporter : Friederich
BERITA TERKAIT
- Ari Bias Ungkap Alasan Menggugat Agnez Mo, oh Ternyata
- Libatkan Kreator, Sanrio Kampanye Perlindungan Kekayaan Intelektual di Asia Tenggara
- Sebuah Keresahan Tentang Hak Cipta Karya Seni di Tengah Gempuran Teknologi AI
- Panji Ungkap Alasan Sebenarnya Ariel NOAH dkk Ajukan JR UUHC ke MK, Sudah Gaduh
- Genjot Daya Saing UMKM di Pasar Global, Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal & HaKI
- Bea Cukai Memperkuat Pengawasan untuk Melawan Pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual