FTUI dan TUAT Jepang Kolaborasi untuk Merespons Tantangan Carbon Capture & Storage

jpnn.com, JAKARTA - Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) dan Tokyo University of Agriculture and Technology (TUAT), Jepang berkolaborasi untuk merespons tantangan global terkait Carbon Capture and Storage (CCS) melalui kerja sama industri-akademisi-pemerintah yang inovatif.
Sebagai bagian dari komitmen ini, FTUI mengikuti TUAT COI-NEXT International Workshop yang diadakan di Koganei Campus, TUAT, Tokyo, Jepang beberapa waktu lalu.
Workshop itu mengangkat tema “Carbon Cultivation Innovation Hub Challenging the Limits of Carbon Negativity” dengan tujuan utama berupa pemanfaatan hasil dari kultivasi karbon berupa biomassa menjadi bahan-bahan yang berkelanjutan.
Kerja sama tersebut memiliki tujuan utama membangun ekosistem inovasi teknologi yang responsif terhadap tantangan global, sejalan dengan perkembangan masyarakat dunia pasca-korona.
Dekan FTUI Heri Hermansyah mengatakan bahwa partisipasi FTUI dalam COI-NEXT International Workshop adalah bentuk komitmen mereka untuk berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan, terutama dalam bidang Carbon Cultivation-based Material and Fuel Production.
“FTUI dan TUAT melalui COI-NEXT, menegaskan komitmen mereka untuk menjadi penggerak utama dalam membentuk masa depan teknologi dan ilmu pengetahuan yang berkelanjutan,” ucap Heri dalam keterangannya, Rabu (27/12).
FTUI dan TUAT juga berfokus pada pengembangan teknologi CCS sebagai langkah strategis dalam mengatasi dampak perubahan iklim.
Menurut Heru, teknologi CCS sebagai elemen kunci dalam memitigasi emisi karbon.
FTUI dan TUAT Jepang berkolaborasi untuk merespons tantangan global terkait Carbon Capture and Storage (CCS) melalui kerja sama yang inovatif
- Mendunia, Herco Digital Raih Penghargaan di Asia Tenggara
- Prabowo Bertemu Menlu Prancis, Minta Perluas Kerja Sama Pertahanan dan Teknologi
- ISACA Indonesia Lantik Kepengurusan, Harun Al Rasyid Pertegas Soal Peningkatan IT GRC
- ISACA Indonesia Lantik Pengurus Baru 2025-2027 di Annual General Meeting 2025
- Rumah Mesin Salurkan Puluhan Pengolah Sampah ke 15 Kota dan Kabupaten Sepanjang 2024
- Hadir di Indonesia, Adecco Siap Bawa Standar Global untuk Ketenagakerjaan