FTUI Membangun Gedung IDE yang Menjadi Simbol Kolaborasi dan Inovasi

jpnn.com - JAKARTA - Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) melaksanakan topping off ceremony pembangunan Gedung Interdisciplinary Engineering (IDE) di Kampus UI Depok, Jawa Barat.
Rektor UI Ari Kuncoro mengatakan bahwa gedung IDE bukan hanya sebagai struktur fisik bangunan baru, tetapi simbol kolaborasi dan inovasi.
Pembangunan itu merupakan sebuah langkah besar menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran interdisiplin.
“Kegiatan akademik interdisiplin ini diharapkan mampu melahirkan lulusan berwawasan luas, kritis, inovatif, kolaboratif dan luaran penelitian dalam bentuk publikasi ilmiah bereputasi tinggi, policy briefs, dan produk inovasi yang unggul, berdampak serta dapat bersaing secara global,” ucap Ari dalam keterangannya, Rabu (17/1).
Dekan FTUI Heri Hermansyah mengatakan bahwa gedung IDE disiapkan menjadi home for future engineers.
Pada 2023 lalu, FTUI meresmikan pembentukan tiga institut interdisiplin keteknikan, yaitu Institute for Urban Planning and Smart Cities (IUS), Institute for Energy Transition (IET), dan Institute for Biosystems and Bioengineering (IBB).
Ketiga institut tersebut berperan dalam menyinergikan kegiatan pendidikan dan penelitian interdisiplin pada tema tertentu, perencanaan wilayah dan kota, transisi energi, dan rekayasa biologi.
“Gedung IDE akan menjadi rumah bagi ketiga institut interdisiplin ini serta advanced lab dan pusat-pusat riset di bawah ketiga institut ini nantinya,” kata Heri.
Rektor UI Ari Kuncoro mengatakan bahwa gedung IDE bukan hanya sebagai struktur fisik bangunan baru, tetapi simbol kolaborasi dan inovasi.
- Anggota Dewan DIY Dorong Terwujudnya Regulasi Smart Province
- MahakaX Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Inovasi di Industri Media Digital Kreatif
- Kemendikdasmen Perkuat Kolaborasi dengan Swasta Dalam Memberdayakan Guru & Murid
- Dinsos P3AP2KB Kabupaten Kudus Andalkan DMS Cazbox by Metranet untuk Atasi Stunting
- LTLS Siap Pasang Strategi untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
- Diwajibkan Minta Maaf soal Disertasi ke Civitas Akademica UI, Bahlil Bereaksi Begini