Gadis Kecil Ini Akhirnya Punya Telinga Baru yang Dicetak dengan Model Telinga Ibunya

"Dalam kasus Harriet, Anna diduga mengalami pendarahan di minggu ketujuh kehamilan, saat telinga sedang berkembang, tapi kami benar-benar tidak tahu."
Sejumlah tes pendengaran dilakukan untuk mendiagnosis kondisi Harriet selama beberapa hari sejak ia lahir.
Anna mengatakan hal itu sulit karena ia baru saja dilahirkan.
"Harriet memiliki kondisi langka ini dan bahkan lebih jarang terjadi karena terjadi di dua telinganya, kebanyakan anak-anak yang lahir biasanya kehilangan satu telinga tetapi Harriet tidak punya kedua telinga.
"Dia mengalami gangguan pendengaran sedang hingga berat dan diberikan alat bantu dengar yang dilakukan dengan tulang bilateral sejak usia tiga minggu."
Daun telinga yang dicetak 3D
Anna kemudian menemukan beberapa kasus rekonstruksi telinga di luar negeri, namun belum ada yang dilakukan di Australia.
Kemudian dia bertemu dengan ahli bedah asal Sydney, Joe Dusseldorp.
"Dia baru mulai melakukan rekonstruksi beberapa tahun yang lalu dan Harriet adalah salah satu pasien pertama," kata Anna.
Impian seorang gadis cilik Brisbane menjadi kenyataan berkat rekonstruksi telinga 3D pediatrik pertama di Australia
- Sulitnya Beli Rumah Bagi Anak Muda Jadi Salah Satu Topik di Pemilu Australia
- Rusia Menanggapi Klaim Upayanya Mengakses Pangkalan Militer di Indonesia
- Dunia Hari Ini: Siap Hadapi Perang, Warga Eropa Diminta Sisihkan Bekal untuk 72 Jam
- Rusia Mengincar Pangkalan Udara di Indonesia, Begini Reaksi Australia
- Dunia Hari Ini: Katy Perry Ikut Misi Luar Angkasa yang Semua Awaknya Perempuan
- Dunia Hari Ini: Demi Bunuh Trump, Remaja di Amerika Habisi Kedua Orang Tuanya