Gagal Lari, Santri Disodomi Guru Ngaji Usai Salat Isya
Kamis, 26 Juli 2018 – 01:05 WIB

BEJAT: Tersangka kasus pencabulan terhadap anak laki-laki di bawah umur saat sedang dimintai keterangan oleh Sat Reskrim Polres Bontang. Foto: Ist/Prokal/JPNN
Dua korban lebih muda dari Bowo. Sebut saja namanya Romeo (12) dan Boy (13).
“Pelaku mengaku ada tiga korban. Namun, saat dikembangkan lagi korbannya bertambah lima sehingga total jumlah korban sementara ada delapan korban,” ungkap Ferry.
Ferry mengatakan, ulah JP terbongkar setelah pihaknya menerima laporan dari guru berinisial WS (44), Minggu (22/7).
“Kejadiannya malam hari sekitar pukul 20:00 Wita di rumah tersangka di wilayah HOP VI. Pelapor melaporkan ke kami sekitar pukul 21:30 Wita,” kata Ferry. (mga)
Bowo (14, bukan nama sebenarnya) menanggung derita karena disodomi guru mengaji berinisial JP.
Redaktur & Reporter : Ragil
BERITA TERKAIT
- Pemilik Ponpes di Jaktim Diduga Sodomi Santri, Sahroni Geram
- Oknum Pendeta Sodomi Remaja Lelaki di Rohul, Sahroni Minta Polisi Gandeng Kemenag
- Sodomi Bocah Lelaki Sejak 2021, Oknum Pendeta di Rohul Ditangkap Polisi
- Sodomi 5 Santri, Oknum Guru Ini Ditangkap Polisi
- Polisi Tetapkan 4 Tersangka Kasus Sodomi Bocah SD yang Videonya Disebar ke Group LGBT
- Pelaku Sodomi Remaja 14 Tahun di Pekanbaru Ditangkap, 3 Lagi Masih Berkeliaran