Gagal Panen, Kerugian Pertanian di Cianjur Mencapai Rp 69,87 Miliar
Jumat, 30 Agustus 2019 – 14:53 WIB

Sebagian besar wilayah mengalami kekeringan yang berakibat gagal panen di sejumlah wilayah di Cianjur, Kamis (29/8). Foto: Ahmad Fikri/Antara
"Besarnya lahan pertanian yang puso dipastikan merugikan petani. Mereka terancam kehilangan penghasilan dalam satu musim jika masih terus terjadi kekeringan," katanya.
Jika dihitung potensi kerugian mencapai sekitar Rp 69,87 miliar dengan asumsi harga padi per ton Rp 4.800.000. (ahmad fikri/ant/jpnn)
Jika dihitung potensi kerugian mencapai sekitar Rp 69,87 miliar dengan asumsi harga padi per ton Rp 4.800.000.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
BERITA TERKAIT
- Tangkap 8 Pelaku Pemalakan Sopir dan Pemudik, Polres Cianjur Amankan Sajam
- Kapolres Cianjur: Jalur Puncak Lancar Saat Angkot Tak Beroperasi
- Pembakar Mobil di Cianjur Terekam CCTV, Ini Kata Polisi
- Antisipasi Lalin Padat, Tol Jagorawi Arah Puncak Sudah Pakai Sistem Contraflow
- Mobil Avanza Diduga Sengaja Dibakar, Polisi dan Damkar Cianjur Lakukan Penyelidikan
- Tenggelam di Sungai Leuwi Ciogong, Pekerja Pabrik Pengolahan Kayu Ditemukan Meninggal