Gaji Pemain Belum Dibayar, Aksi Boikot Berlanjut
jpnn.com, GRESIK - Sejumlah pihak pesimistis manajemen Persegres Gresik United menepati janji melunasi gaji pemainnya pekan ini.
Terutama Ultras Gresik -suporter Persegres. Mereka pesimis gaji pemain bakal benar-benar cair dalam waktu dekat.
Karena itu, Ultras Gresik secara tegas akan terus melakukan aksi boikot. Mereka tetap tidak akan membeli tiket sebelum gaji pemain selama 2 bulan dibayarkan.
''Kami juga akan terus melakukan penggalangan dana,'' ucap Ketua Ultras Gresik Muharom.
Pria yang akrab disapa Cak Tarom itu mengatakan deadline untuk Ultras Gresik luar kota yang ingin menyumbang dana kepada pemain diperpanjang.
Yang awalnya 16 Agustus kemarin diperpanjang sampai waktu yang akan ditentukan. ''Kami ingin mewadahi dulur-dulur di luar kota untuk membantu,'' ucapnya.
Cak Tarom mengatakan tidak percaya jika manajemen Persegres mampu melunasi gaji pemain dalam waktu dekat.
Hutang yang cukup besar dan mengingat tidak ada keseriusan untuk menebusnya jadi alasan paling utama.
Sejumlah pihak pesimistis manajemen Persegres Gresik United menepati janji melunasi gaji pemainnya pekan ini.
- SOS Dorong Klub Liga 2 yang Menunggak Gaji Pemain Didegradasi
- Kalteng Putra Dipermalukan, Eks Pemain Tagih Utang Gaji Lewat Medsos
- Gaji Belum Dibayar, 28 Pemain Gugat Manajemen Sriwijaya FC ke Pengadilan
- Gaji Belum Dibayar 3 Bulan, Sebagian Pemain Pilih Hengkang
- Pelatih PSPS Kecewa Pemainnya Tiga Bulan Belum Digaji
- Para Pemain Sriwijaya FC Telat Gajian, Krisis Finansial?