Gamawan Fauzi Lebay, SBY Diminta Reshuffle Mendagri
Selasa, 18 Desember 2012 – 15:46 WIB
Menanggapi itu, Koordinator Aliansi Desa Indonesia, Suryokoco Suryoputro menegaskan bahwa pernyataan Mendagri itu bertentangan dengan tekad dari seluruh Fraksi di DPR, terutama yang tergabung di dalam Sekretaris Gabungan (Setgab) Koalisi Partai Politik pendukung pemerintahan SBY, yang berupaya mempercepat pembahasan RUU Desa.
"Artinya, pernyataan Mendagri yang akan menunda pembahasan RUU Desa sampai pelaksanaan Pemilu 2014 mendatang itu jelas memiliki makna terselubung untuk menjatuhkan citra pemerintahan SBY. Dengan begitu, sangat layak kalau kemudian Presiden SBY untuk segera mengganti Gamawan Fauzi. Karena kalau dipertahankan, akan merusak citra pemerintahan SBY dan merusak hubungan parpol di Setgab," kata Sekjen Aliansi Nasionalis Indonesia (Anindo) ini kepada wartawan di Jakarta, Selasa (18/12).
Suryokoco juga menilai alasan Gamawan Fauzi untuk menunda pembahasan terlalu berlebihan, lebay dan dibuat-buat. “Karena tuntutan percepatan disahkannya RUU Desa itu adalah murni untuk meningkatkan potensi, baik SDM maupun pembangunan di desa. Jadi tidak ada hubungannya dengan partai politik. Apalagi sampai ditunggangi,” tegasnya.
Ditambahkan, jika para perangkat desa mengancam akan memboikot Pemilu 2014 kalau RUU Desa tidak segera disahkan adalah sesuatu yang wajar. Sebab, kata dia, keputusan soal itu ada di DPR sebagai perwakilan partai politik yang dipilih lewat pemilu.
JAKARTA – Aliansi Desa Indonesia (ADI) mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mereshuffle Menteri Dalam Negeri (Mendagri),
BERITA TERKAIT
- AIA Health X Hadir Beri Perlindungan Optimal dengan Harga Terjangkau
- Pengemudi Taksi Ini Bantu Lansia Pulang ke Rumah, Andre: Pahlawan di Jalanan
- Pekan TV Fujian dan MNC Jalin Kerja Sama, Siap Perkenalkan Budaya Quanzhou di Tanah Air
- Jebolan Indonesian Idol Ini Bakal Sepanggung Lagi di Malam Puncak Ulang Tahun MNC Group
- Terima Aspirasi Aliansi Pejuang Seleksi CPNS 2024, Paul Finsen Mayor Berharap Prabowo Turun Tangan
- Heru B. Wasesa dan Tim Gali Fakta Sejarah Nusantara dari Perspektif Eropa