Ganja Sintetis Diujicobakan Sebagai Obat Epilepsi Anak di Australia

Ia mengaku, "Kami sangat berharap bahwa itu berarti kami bisa memiliki kehidupan yang bebas kejang."
Profesor Ingrid mengatakan, ia melihat banyak keluarga yang terpaksa mencari sumber ganja sendiri- ekstrak cair dari ganja - karena putus asa membantu anak mereka.
"Beberapa dari mereka mendapatkannya dari luar negeri, lainnya mendapatkan itu dari pekarangan orang, yang lain menumbuhkan sendiri, tapi sama sekali tak ada ‘checks and balances’," sebutnya.
Ia menyambung, "Kami tak tahu apa yang mereka dapatkan, kami tak tahu apakah itu punya banyak kandungan THC yang bisa merusak otak anak, sehingga uji coba ini sangat penting untuk obat yang baik."
Jika percobaan ini berhasil, para dokter berharap pasien akan bisa mengonsumsi obat ini selama bertahun-tahun.
Para peneliti berencana untuk mengadakan uji coba obat khusus untuk sindrom Dravet dan Lennox-Gastaut.
Anak-anak di negara bagian Victoria, Australia, yang hidup dengan epilepsi parah akan ambil bagian dalam percobaan klinis internasional yang menguji
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana