Ganjar Keliling dengan Perahu Karet di Area Banjir, Terdengar Suara Bayi Menangis

Selain itu, dia juga memastikan bahwa stok logistik seperti makanan, selimut dan lainnya aman.
Saat berdialog dengan pengungsi itu, perhatian Ganjar tertuju pada seorang balita yang menangis ketika digendong ibunya.
Ganjar langsung mendekati dan menyuruhnya memberikan air susu ibu. Namun, ibu yang diketahui bernama Arum,26 tersebut mengatakan jika anaknya tidak mau minum ASI dan biasanya meminum susu formula.
"Ini pas habis susunya pak. Kemarin dapat yang kecil, ini sudah habis. Sampai sekarang belum ada lagi bantuannya," kata Arum.
Ganjar pun langsung meminta Lurah Trimulyo yang mendampingi, termasuk tim BPBD untuk memerhatikan kebutuhan balita dan ibu hamil.
Dia juga langsung mengeluarkan sedikit uang dan meminta petugas membelikan susu formula untuk beberapa balita yang ada di pengungsian itu.
"Saya minta balita dan ibu hamil mendapat perhatian. Saya minta didata, berapa balita yang ada, berapa ibu hamil dan semuanya harus mendapat perhatian khusus agar asupan gizi mereka baik. Tadi katanya bantuan susu tidak ada, maka saya minta ini dipenuhi," kata Ganjar.
Ganjar juga meminta ada dokter atau bidan yang selalu mengecek kesehatan pengungsi, khususnya balita dan ibu hamil. Mereka harus mendapat pendampingan secara terus menerus agar kesehatan mereka terjamin.
Perhatian Gubernur Ganjar Pranowo tertuju pada seorang balita yang menangis ketika digendong ibunya.
- Tinjau Kondisi Tolitoli Plaza, Waka MPR: Kami Sangat Prihatin
- Terjun Langsung ke Cimanggung, Bupati Sumedang Pastikan Keselamatan Korban Banjir
- Federal Oil Menggelar Program Ganti Oli Gratis Bagi Korban Banjir Bekasi
- SKP Berikan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir
- IKA UII Bantu Pemprov DKI Tangani Korban Banjir Jakarta
- Bank DKI Salurkan 7.000 Kilogram Beras dan Paket Sembako ke Korban Banjir Bekasi