Ganjar Mendatangi Desa Klaster Covid-19, Lho Mana Pasien Positifnya?

Melihat kondisi itu, Ganjar pun meminta Pemkab Demak melakukan pemantauan ketat. Sebab jika tidak, klaster keluarga akan semakin banyak muncul di Demak.
"Kalau rumahnya tidak terlalu bagus, saya sarankan lebih baik diedukasi dan dibawa ke isolasi terpusat. Tetapi kalau rumahnya cukup bagus dan ada ruangan khusus, bisa diambilkan satu kamar dan dipastikan dia tidak bergerak ke mana-mana," pesan Ganjar Pranowo.
Bidan desa serta Satgas Covid-19, lanjut Ganjar, harus turun memastikan protokol kesehatan dijalankan secara ketat. Jika tidak, maka isolasi mandiri di rumah akan membawa risiko cukup besar.
"Risikonya kalau kemudian tidak mau diisolasi terpusat, seluruh anggota keluarga berpotensi tertular. Itu risikonya, jadi kenapa saya selalu mendorong agar semua yang positif diisolasi terpusat untuk menghindari yang lain tertular. Kecuali kalau satu rumah positif semuanya, maka lebih mudah. Dikunci saja di rumah, tidak boleh pergi-pergi selama menjalani isolasi," pungkas Ganjar Pranowo. (flo/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Bidan desa Mangunjiwan Ririn menerangkan pada Gubernur Ganjar Pranowo bahwa di desanya itu ada 50 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Redaktur & Reporter : Natalia
- Gelar Silaturahmi, PDBN Diharapkan jadi Lokomotif Solusi Persoalan Warga
- Tanggul Sungai Cabean Jebol, Tiga Desa di Demak Dilanda Banjir
- Megawati Anggap Ganjar Sudah Benar Bersikap Tolak Kedatangan Israel ke Indonesia
- Prabowo Usul Pemilihan Kepala Daerah Kembali ke DPRD, Ganjar: Ojo Kesusu
- Ganjar Bilang Begini soal Kemenangan Pram-Doel di Jakarta
- Pram-Rano Menang di Pilkada Jakarta 2024, Ganjar Pranowo Bilang Begini