Ganjar Menilai Ponpes Darunnahdlatain Berhasil Melakukan Pendidikan Formal ke Perempuan

Ganjar juga menceritakan hasil diskusinya dengan salah satu santiwati asal Morowali, Sulawesi Tengah. Di mana, santriwati itu sudah mengerti pendidikan sejak dini yang tidak mau sekadar hidup hanya untuk menikah semata.
"Dia dia sudah punya barrier untuk bisa melakukan kontrol diri, untuk tidak menikah dini, nah, itu saya ingatkan mereka agar perempuan Indonesia belajar setinggi-tingginya, tidak menikah dini," tegas Ganjar.
Dalam kunjungan ini, Ganjar didampingi oleh TGB Muhammad Zainul Majdi, Ketua DPD PDIP NTB Rachmat Hidayat, dan Ketua DPW PPP NTB H. Muhizir.
Ganjar dalam kunjungan itu melakukan ziarah kubur ke makam pahlawan nasional Syekh Muhammad Zainuddin Abdul Majid dan bersilaturahmi dengan tuan guru, kiai, para santri di ponpes tersebut.
Makam Syekh Muhammad Zainuddin Abdul Majid yang merupakan kakek Tuan Guru Bajang (THB) Muhammad Zainul Majdi memang berada dalam kompleks ponpes tersebut.
Sejam lebih Ganjar berada di ponpes tersebut dengan kegiatan diawali ziarah, salat berjemaah, hingga berdialog dengan penghuni ponpes. (Tan/JPNN)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Menurut Ganjar, pendidikan formal untuk perempuan juga sangat kuat di Pondok Pesantren Darunnahdlatain NWDI.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
- Polisi Ungkap Misteri Penemuan Mayat Perempuan di Cimahi, Ternyata
- Siti Fauziah: Perempuan Perlu Support System Lebih Kuat Agar Bergerak di Bidang Ekonomi
- Ketimpangan Gender Masih jadi Persoalan di Indonesia, Perlu Kolaborasi Lintas Sektor
- WRP Indonesia Dukung Perempuan Menjalani Ramadan Lebih Sehat, Punya Bisnis Fleksibel
- Datangi RSCM, PDIP Semangati Pasien Kanker pada Hari Perempuan Sedunia
- Waka MPR: Perlu Political Will Para Pemangku Kepentingan untuk Wujudkan Kesetaraan