Ganjar: Pastikan Tidak Ada Biaya Tambahan Penundaan Umrah

jpnn.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Kementerian Agama untuk memastikan tidak ada biaya tambahan apapun terkait penundaan keberangkatan jemaah umrah yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi.
"Sampaikan apa yang sebenarnya terjadi agar semuanya tenang," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Jumat (28/2).
Ganjar mengaku khawatir jika para calon jemaah umrah dirugikan dengan adanya biaya tambahan terkait penghentian sementara ibadah umrah.
"Jangan sampai nanti ada konsumen yang dirugikan, Kemenag harus hadir sebagai representasi Negara. Saya minta segera turun untuk koordinasi dengan penyelenggara ibadah haji dan umrah," katanya.
Kanwil Kemenag Jateng juga diminta aktif menyosialisasikan dan berkomunikasi dengan pemerintah pusat hingga ada kepastian serta guna menghindari munculnya permasalahan yang lain.
Menurut Ganjar, semua pihak harus aktif berkomunikasi agar mengetahui keputusan akhir pemerintah Kerajaan Arab Saudi, termasuk dari Kementerian Luar Negeri.
"Saya kira, Kemenlu sampai saat ini masih bicara dan mencari solusi terbaik," kata politikus PDI Perjuangan itu. (antara/jpnn)
Ganjar meminta Kanwil Kemenag Jateng aktif menyosialisasikan dan berkomunikasi dengan pemerintah pusat.
Redaktur & Reporter : Fajar W Hermawan
- Perusahaan Travel Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penipuan
- 6 Korban Tewas Kecelakaan Bus Umrah Bakal Dimakamkan di Saudi
- Hamdalah, Kini Ada Umaroh v2.0 agar Bisnis Travel Haji dan Umrah Kian Mudah
- 4 Warga Semarang Meninggal dalam Kecelakaan Bus Jemaah Umrah
- Program Ramadan Bank DKI Beri Bantuan Rp 1,7 M untuk Anak Yatim hingga Umrah
- Bus Rombongan Umrah Kecelakaan di Saudi, 6 WNI Wafat