Ganjar Pranowo Meluncurkan Perahu Listrik di Cilacap, Bantu Nelayan Menghemat Pengeluaran

"Bayangkan, biayanya jelas lebih murah. Perbandingannya bisa sepersepuluh. Ya memang untuk investasi awal cukup mahal, di situlah saya katakan tadi, harus ada insentif yang diberikan," jelasnya.
Ganjar mengatakan bahwa Cilacap akan dijadikan pilot project peralihan energi di laut.
Ke depan, sejumlah daerah di Jateng akan didorong untuk melakukan hal itu.
"Tidak hanya perahu nelayan, tetapi juga kapal angkutan dan kapal wisata. Sudah saatnya sekarang kita beralih dan harus dimulai," pungkasnya.
Seorang nelayan, Budi menyambut baik adanya program peralihan mesin kapal.
Terlebih lagi setelah dia mendengarkan pemaparan soal biaya yang dikeluarkan untuk melaut jauh lebih murah.
"Ya tentu ini kabar baik, soalnya biayanya jauh lebih murah. Jika biasanya kami menghabiskan 10 liter BBM dalam sehari seharga Rp 230.000, kalau pakai listrik hanya Rp 25.000 saja," katanya.
Meski begitu, Budi mengatakan bahwa kemungkinan harga mesin listrik lebih mahal dibanding mesin berbahan bakar fosil.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meluncurkan perahu listrik di Pantai Teluk Penyu Cilacap, Jateng, Jumat (11/8).
- Salat Id Pertama Jadi Gubernur, Ahmad Luthfi Minta Warga Bangun Jawa Tengah
- Puncak Arus Mudik Jateng Diprediksi Sabtu Pagi, Gubernur Luthfi Minta Pemudik Waspada
- Gubernur Jateng Setuju RM Margono Kakek Prabowo jadi Pahlawan Nasional
- Cabai Rawit Merah Tembus Rp 85 Ribu, Gubernur Luthfi Dorong Pemerataan Pasokan
- Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Dorong Anak Muda Gelar Festival Kuliner UMKM di 35 Kabupaten/Kota
- Mudik Lebaran 2025, Rest Area Milik Pemprov Jateng Siap Melayani Pemudik