Ganjar Pranowo Menemui Sultan HB X, Capres Pertama Diterima Ngarso Dalem

jpnn.com, JOGJA - Capres Pilpres 2024 Ganjar Pranowo mengunjungi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang juga Raja Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, pada Rabu (27/12/2023).
Ngarso Dalem -sebutan untuk sultan yang bertakhta di Keraton Yogyakarta- menerima Ganjar di Gedhong Wilis , Kompleks Kepatihan Yogyakarta di Jalan Suryatmajan, Danurejan, Kota Jogja.
Ganjar tiba di kompleks bersejarah yang juga kantor Gubernur DIY itu sekitar pukul 16.05 WIB. Mantan gubernur Jawa Tengah itu disambut langsung oleh Sultan HB X yang mempersilakannya memasuki salah satu ruangan.
Syahdan, kedua tokoh itu melakukan pembicaraan empat mata. Ganjar dan sahibulbait baru keluar dari Gedhong Wilis sekitar dua jam kemudian.
Kepada awak media, Ganjar mengaku pernah berjanji akan mengunjungi Sri Sultan HB X.
Namun, setelah purnatugas dari jabatan gubernur Jateng pada 5 September 2023, Ganjar baru bisa menemui Ngarso Dalem pada hari ini.
"Saya dari Solo. Acara di sini sudah janji sama beliau mau silahturahmi, baru ada kesempatan hari ini," ujar Ganjar.
Menurut Ganjar, dirinya dan Sultan HB X membicarakan banyak hal dalam pertemuan itu. Pembicaraan itu juga mencakup soal Pemilu 2024.
Capres Pilpres 2024 Ganjar Pranowo mengunjungi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang juga Raja Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan HB X.
- BlocCalito 782 Rilis Born in YKC, Persembahan untuk Yogyakarta
- Jokowi Cawe-Cawe di Pilpres 2024, Bukti Datang dari Prabowo
- Pernyataan Prabowo Menandakan Jokowi Memang Cawe-Cawe saat Pilpres 2024
- Pidato Prabowo Membuktikan Kebenaran Film Dirty Vote
- Survei Indikator: Elektabilitas Prabowo Jauh Tinggalkan Anies & Ganjar
- Tanam Pohon Bersama Sultan HB X, Addin: Kolaborasi Pemuda Selamatkan Bumi dari Krisis Air