Garam Tak Beryodium Masih Beredar di Jateng, Ancam Pertumbuhan Kemampuan Otak Anak

Selain mendorong pengawasan di pasaran, pihaknya juga masif mengoptimalkan edukasi di level IKM agar memproduksi garam sesuai prosedur.
"Garam yodium maupun tidak mengandung itu sama-sama laku di pasar. Kami lakukan advokasi supaya dibenahi di level IKM," katanya.
Sementara seorang peserta pelatihan, Penyuluh Disperindag Kabupaten Demak Palupi Martasari mengatakan keakuratan mini laboratorium amat membantu mengetahui kualitas garam beryodium.
Selama ini pihaknya monitoring di IKM yang telah memiliki alat mini laboratorium sesuai prosedur operasional standar atau SOP. Hasilnya selalu memenuhi, bahkan 80 sampai 90 PPM.
"Cuma kami tidak bisa memastikan yang beredar di pasaran karena tidak hanya produk dari Kabupaten Demak saja," katanya. (mcr5/jpnn)
Di Jateng masih banyak temuan garam tak beryodium yang mengancam pertumbuhan otak anak.
Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Wisnu Indra Kusuma
- Ikut Merasakan Mudik Gratis, Warga Doakan Aqua Makin Sukses
- Kala Mudik Gratis Jadi Harapan Perantau Asal Jateng
- 44 Mitra Ojol di Jateng Kaget Cuma Dapat BHR Rp 50 Ribu
- Rayakan Ramadan, AQUA Jalin Kemitraan Bersama DMI Jateng
- Menjelang Lebaran 2025, Gubernur Jateng Sebut Jalan Provinsi Bebas Lubang
- KAI: Rute Jateng Jadi Favorit Pemudik Lebaran 2025