Garang di Lapangan, Penyayang di Rumah
Senin, 14 Oktober 2013 – 12:21 WIB

Keluarga Indra Sjafri. Foto/Abu/JPNN
Temi menambahkan bahwa suaminya tidak arogan di keluarga. Saat memutuskan bekerja sebagai karyawan PT Pos Indonesia lalu menjadi pelatih, Indra Sjafri tetap meminta saran kepada keluarganya.
Keputusan Indra Sjafri untuk menjadi pelatih mendapat dukungan penuh dari keluarga. "Kami melihat, bapak ingin memberikan sumbangsihnya kepada negara melalui sepakbola. Kami mendukung," terangnya.
Saat ditanya apakah sering mendukung suami di stadion, Temi mengatakan, laga Indonesia vs Korea Selatan adalah pertama kalinya dirinya datang ke stadion.
"Selain anak-anak ada keluarga lain yang tinggal di Jakarta juga ikut ke GBK. Total kita ada 16 orang. Kalau gol kita ikut teriak, lompat-lompat," kenangnya. (abu/jpnn)
INDRA Sjafri adalah sosok pelatih yang sangat tegas memimpin anak asuhnya. Ketegasan inilah yang membuat ia sangat dihormati oleh anak asuhnya. Pemain-pemain
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara