Garuda Gandeng Perusahaan Jepang Garap MRO di Batam

jpnn.com, BATAM - PT Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia segera mendirikan perusahaan patungan bersama perusahaan asal Jepang, Mitsui & Co, LTD.
Kesepakatan ini telah disepakati untuk mengembangkan proyek Maintenance, Repair & Overhaul (MRO) di Hang Nadim, Batam, Kepri.
VP Corporate Secretary GMF, Arjo Widhoseno, Rabu (5/4) mengatakan, langkah GMF menggaet Mitsui & Co, LTD sebagai mitra dalam membangun MRO sebagai bentuk tindak lanjut dari kerjasama GMF dengan BP Batam.
"Sebelumnya kami sudah meminta pengunaan lahan milik BP Batam di Bandara Udara Hang Nadim Batam pada beberapa waktu lalu," kata Arjo seperti dilansir Batam Pos hari ini.
Arjo menilai pembangunan MRO di Batam, merupakan kerjasama yang strategis untuk GMF. Pemilihan lokasi di Batam dilandasi oleh letak geografisnya dekat dengan Singapura. Serta hubungannya dengan aviasi di kawasan Asia Tenggara.
"Kerjasama strategis ini sudah dimulai dari studi kelayakan. Dan memang perusahaan Jepang ini sudah mumpuni," ucapnya.
Dengan adanya MRO GMF di Hang Nadim ini. Dipercaya dapat meyerap sebanyak 10 ribu tenaga kerja. Sehingga kerjasama ini tak hanya menguntungkan BP Batam saja, tapi juga para pencari kerja.
Disebutkan oleh Deputi V BP Batam Gusmardi Bustami sebelumnya, bahwa nilai investasinya MRO ini mencappai 100 juta Dollar Amerika. Ia berharap dengan adanya proyek investasi MRO ini, dapat juga menarik minta investor lainnya menenamkan investasi di Batam.
PT Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia segera mendirikan perusahaan patungan bersama perusahaan asal Jepang, Mitsui & Co, LTD.
- Menlu China Minta Warga Jepang Setop Dukung Taiwan, Ungkit Dosa Era Perang Dunia II
- Arbani Yasiz Ungkap Alasan Melamar Kekasih di Jepang, Ternyata
- GYS Luncurkan Baja Tahan Gempa Plus, Lebih Hemat Biaya
- BNI Bersama JCB Gelar Lucky Draw Berhadiah ke Universal Studio Jepang
- Bahrain Bawa Komposisi Pemain Solid, Timnas Indonesia dan Jepang Mesti Waspada
- Kementan Bersama NCA dan UGM Menggelar Konsultasi Bekerja di Pertanian Jepang