Gas Mengalir, UE Deadline Rusia Tiga Hari
Rabu, 21 Januari 2009 – 08:43 WIB

Gas Mengalir, UE Deadline Rusia Tiga Hari
PISAREVKA-Yang ditunggu warga negara anggota Uni Eropa (UE) itu akhirnya datang juga. Kemarin, perusahaan gas nasional Rusia, Gazprom, kembali mengalirkan sumber energi itu melalui jalur pipa Ukraina. Senin (19/1) petang, kesepakatan kontrak gas Rusia dan Ukraina lahir dalam pertemuan empat mata Perdana Menteri (PM) Ukraina Yulia Tymoshenko dengan PM Rusia Vladimir Putin. Sesuai kesepakatan yang sudah diteken bersama, Ukraina bakal menerima diskon harga sebesar 20 persen dari harga gas rata-rata yang berlaku di Eropa. Jika harga rata-ratanya USD 450 (sekitar Rp 5 juta) per 1.000 meter kubik, Ukraina hanya membayar USD 360 (sekitar Rp 4 juta).
Juru Bicara Gazprom Boris Sapozhnikov mengatakan, gas kembali dialirkan ke pipa-pipa milik perusahaan gas Ukraina, Naftogaz, sekitar pukul 10.30 waktu setempat (14.30 WIB). "Gas sudah kembali dialirkan," tegasnya dari stasiun pemantau meteran di Sudzha, perbatasan Ukraina. Kepada Associated Press, stasiun pemantau meteran di Pisarevka juga memberikan laporan yang sama.
Naftogaz membenarkan kabar dari Gazprom itu. Aliran gas dari Rusia sudah sampai ke pipa-pipa mereka. Tapi, menurut Naftogaz, aliran gas itu baru bisa kembali dinikmati konsumen UE hari ini. Sebab, butuh waktu 36 jam bagi gas dari Rusia untuk sampai di ujung pipa Ukraina yang menuju UE.
Baca Juga:
PISAREVKA-Yang ditunggu warga negara anggota Uni Eropa (UE) itu akhirnya datang juga. Kemarin, perusahaan gas nasional Rusia, Gazprom, kembali mengalirkan
BERITA TERKAIT
- Gempa M 7,2 Melanda Lepas Pantai Papua Nugini
- Gempa Myanmar, Korban Meninggal Dunia Mencapai 3.301 Orang
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar