Gathering ISSEI 2025 Perkuat Sinergitas Ekosistem Industri Baja Nasional

Gathering ISSEI 2025 Perkuat Sinergitas Ekosistem Industri Baja Nasional
IISIA South East Asia Iron & Steel Institute-SEAISI mengadakan kegiatan gathering di Royal Kuningan Hotel Jakarta, Kamis, 27 Februari 2025. Foto: dok IISIA

jpnn.com, JAKARTA - Executive Committee Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia (The Indonesian Iron & Steel Industry Association - IISIA) Suryo Purnomo menyatakan pihaknya terus memperkuat industri besi dan baja nasional salah satunya lewat Iron-Steel Summit & Exhibition Indonesia (ISSEI) 2025.

Suryo mengatakan untuk kelancaran ISSEI 2025, IISIA South East Asia Iron & Steel Institute-SEAISI mengadakan kegiatan gathering di Royal Kuningan Hotel Jakarta, Kamis, 27 Februari 2025.

Kegiatan gathering yang mempertemukan para pemangku kepentingan ekosistem industri besi dan baja, yang meliputi para exhibitor dan calon exhibitor ISSEI 2025 dari kalangan produsen besi dan baja serta pebisnis multi-sektor terkait besi dan baja dari tingkat industri hulu hingga hilir.

"Kegiatan Gathering ISSEI 2025 mendorong sinergitas para pelaku industri besi dan baja di tingkat upstream (hulu), midstream dan downstream (hilir) yang menjadi motor penggerak pertumbuhan industri otomotif, konstruksi, hingga listrik dan elektronik sebagai pengguna hasil olahan baja," ungkap Suryo dikutip Jumat (28/2).

Adapun ISSEI 2025 dijadwalkan digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, Jakarta, Hall A dan B, pada 21-23 Mei 2025. 

Kegiatan pameran selama tiga hari itu mengangkat tema “Bersama Industri Baja Nasional Membangun Fondasi Menuju Indonesia Emas” menampilkan ragam produk inovatif industri besi & baja beserta turunannya dari para produsen baja kelas dunia termasuk PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (Integrated Steel Manufacturing), PT Bakrie Pipe Industries (Steel Pipe Products), PT Bevananda Mustika (Wire Products), PT Krakatau Posco (Steel Slab & Plate, HRC Products), PT Garuda Yamato (Steel Products), Pertamina Lubricants (Automotive & Industry Products), Gunawan Dianjaya (HRC Steel Products), dan banyak lagi pelaku industri besi & baja yang secara keseluruhan merupakan representasi industri baja sebagai “The Mother of Industry” karena perannya yang sangat penting bagi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia Emas.

Kegiatan itu mengagendakan kehadiran dan sambutan kunci oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin dan Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian RI Setia Diarta, yang diwakilkan oleh Direktur Industri Logam Dodiet Prasetyo; Ketua IISIA yang juga Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Muhamad Akbar, yang diwakilkan oleh Executive Committee IISIA, Suryo Purnomo; dan Ketua Penyelenggara sekaligus Direktur Utama PT Krakatau Bandar Samudera, Noor Fuad.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi platform strategis untuk industri baja nasional, dalam rangka memperkuat kapasitas industri baja nasional dan menjadikan momen untuk meningkatkan kualitas baja nasional sesuai Standar Nasional Indonesia. Mari kita bersama-sama mewujudkan untuk mendukung serta memajukan industri baja nasional,” kata Suryo.

Untuk kelancaran ISSEI 2025 ISSIA mengadakan kegiatan gathering di Royal Kuningan Hotel Jakarta, Kamis, 27 Februari 2

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News