Gawat! Virus Corona Masuk ke Pasar Kapasan Surabaya

"Kami segera mengambil langkah, segera lakukan penutupan," ujarnya.
Ia menjelaskan ada kemungkinan pedagang keberatan dengan tidak dioperasionalkannya Pasar Kapasan. Namun, ia memaparkan bahaya virus corona sehingga langkah penutupan itulah yang diambil.
"Kami berlomba dengan waktu. Memang mungkin pedagang akan keberatan, tetapi kami akan memberi pemahaman bahayanya virus ini, saya kira mereka bisa mengerti," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pembinaan Pedagang PD Pasar Taufiqurahman menambahkan meski Pasar Kapasan tidak beroperasional mulai 4 April 2020, tetapi khusus pedagang pasar setempat masih diperbolehkan datang ke pasar.
Toleransi itu hanya diberikan pada hari pertama penutupan, yakni 4 April 2020.
"Pedagang dipersilakan mengemasi, mengamankan atau mengambil barang dagangannya. Itu supaya selama pasar tidak beroperasi, pedagang tetap bisa memasarkan barang dagangan, mungkin secara daring," katanya.
Pasar Kapasan tidak diperbolehkan ada aktivitas per 5 April 2020. Meski demikian, bagi pedagang yang tetap ingin mengambil barang dagangan tetap diperbolehkan, tetapi dengan akses yang sangat terbatas.
Manajemen PD Pasar Surya hanya akan membuka satu pintu untuk keluar-masuk pasar. "Itu pun dengan screening yang ketat," ujar Taufiqurrahman.
Pasar Kapasan yang merupakan pasar grosir pakaian terbesar di Surabaya, bakal tutup selama 14 hari ke depan.
- Satpol PP Surabaya Temukan 2 RHU Jual Miras saat Ramadan
- KAI Daop 8 Tes Narkoba Kepada 100 Pekerja, Ini Hasilnya
- Info Penting, Masyarakat Surabaya Harap Lakukan Ini Sebelum Mudik Lebaran 2025
- Inilah Hasil Drawing Barati Cup International East Java 2025
- Ada Seleksi PPPK 2024, Bukan Berarti Jumlah Guru Bertambah
- JCI East Java Dorong Pengusaha Muda Aktif Mengembangkan Diri