Gaya Hidup Nazaruddin di Mata Orang Dekatnya, sebelum Ditangkap KPK
Berprinsip Paguada, Selalu Bawa Uang Cash hingga Rp 100 Juta
Senin, 22 Agustus 2011 – 08:08 WIB

Gaya Hidup Nazaruddin di Mata Orang Dekatnya, sebelum Ditangkap KPK
Dia membawa banya uang karena memiliki filosofi hidup "paguada". Apa itu? Menurut Nuril, Nazar sering mengatakan itu sebagai kependekan dari apa yang gue mau harus ada. Sebab, Nazar memang memiliki pandangan bahwa apa pun bisa dia beli dengan uang.
Nah, Nazar memang tidak harus membawa uang itu sendiri. Segepok uang tersebut biasanya dibawakan ajudannya dengan dimasukkan ke tas kecil. Nuril adalah salah satu orang kepercayaan yang kerap membawa uang tersebut. "Saya salah satu orang paling dekat Pak Nazar," ungkapnya.
Bagaimana pengeluarannya? Yang paling dia ingat adalah masalah laundry. Pakaian keluarganya yang mahal jelas membutuhkan perawatan khusus. Karena itu, per bulan dia harus mengeluarkan kocek minim Rp 10 juta. Angka itu bisa membengkak jika sebulan dia mendatangi banyak acara penting dengan baju formal.
Pengeluaran tersebut mungkin wajar kalau untuk jas, kemeja, safari, dan celana saja dia suka membeli yang harga bahannya sekitar Rp 5 juta per meter. Semua itu dia jahit ke penjahit langganan yang terletak di Plaza Indonesia dan Plaza Senayan.
Sebelum menjadi buron lalu ditangkap KPK, sosok M. Nazaruddin dikenal bergaya hidup serbawah. Inilah kesaksian orang dekatnya. --------------------------
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara