Gayuh Gagal Bawa Singkong Rebus ke Jakarta
Jumat, 11 April 2014 – 05:04 WIB

Menteri BUMN Dahlan Iskan (kiri) bersama Istrinya Nafsiah Sabri saat menghadiri pemutaran perdana film Sepatu Dahlan di XXI Epicetrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (1/4). Foto: Ricardo/JPNN
"Saya yang sedang di lokasi (syuting) menemani anak-anak yang lain didatangi kru. Saya diminta memanggil Gayuh. Tapi, saya minta jaminan kalau Gayuh memang benar-benar ikut syuting," cerita Handa.
Permintaan tersebut bukan tanpa alasan. Setelah lolos beberapa tahap casting, Gayuh menaruh harapan yang sangat besar. Bahkan, karena ingin menghayati peran sebagai Kadir yang dalam cerita pandai memainkan gitar, bungsu empat bersaudara itu sempat meminta dibelikan gitar kepada sang ayah yang bekerja sebagai buruh tani. "Saya ingin bisa main total," ucap bocah kelahiran Madiun, 15 Mei 2001, tersebut.
Bagi keluarga petani, membeli gitar seharga ratusan ribu rupiah tentu bukan perkara mudah. Karena itu, sang ayah, Jaimin, sampai harus lembur menggarap lahan milik tetangga agar bisa mengumpulkan uang dengan cepat.
"Itu sebabnya, kalau ternyata dia dipanggil ke Kediri namun tidak jadi syuting, kan saya tidak enak kepada orang tuanya," ungkap Handa.
Mulai Kamis (10/4) film Sepatu Dahlan tayang di bioskop-bioskop seluruh Indonesia. Diangkat berdasar kisah nyata masa kecil Menteri BUMN Dahlan Iskan,
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara