Gedung DPR Diancam Bom
Kamis, 26 Maret 2009 – 06:55 WIB
JAKARTA - Di tengah hiruk-pikuk kampanye pemilu, gedung DPR, Senayan, yang menjadi lambang demokrasi diancam bom kemarin. Peneror itu mengirim sebuah pesan singkat ke saluran layanan polisi 1717 Polda Metro Jaya dengan mengancam akan meledakkan rumah wakil rakyat tersebut. SMS yang membuat repot polisi itu masuk sekitar pukul 09.40 WIB. Setelah berlangsung sekitar 45 menit, Tim Gegana tidak menemukan indikasi yang menunjuk pada kebenaran ancaman tersebut. Mereka pun meninggalkan gedung DPR. ''Hasilnya tidak ada. Kami sudah menyisir di atas setiap lantai dan bawah (basement),'' ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombespol Ike Edwin setelah memimpin timnya melakukan penyisiran. (dyn)
Tak ingin mengambil risiko, Tim Gegana Polda Metro Jaya dibantu petugas dari Polres Jakarta Selatan menyisir gedung DPR, Senayan. Mereka datang sekitar pukul 11.00. Berdasar pantauan, penyisiran hanya dilakukan di gedung Nusantara III, yang merupakan tempat kantor sejumlah pimpinan MPR, DPR, dan DPD.
Baca Juga:
Meski demikian, tak tampak kepanikan para penghuni gedung DPR. Seluruh staf tetap bekerja seperti biasa. Selain itu, tak ada permintaan pengosongan gedung oleh petugas keamanan saat disisir.
Baca Juga:
JAKARTA - Di tengah hiruk-pikuk kampanye pemilu, gedung DPR, Senayan, yang menjadi lambang demokrasi diancam bom kemarin. Peneror itu mengirim sebuah
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Anggota DPR Maria Lestari Mangkir Panggilan KPK
- Pemagaran Laut Sepanjang 30 Km di Tangerang Ancaman Bagi Ekologi dan Nelayan
- 2 Pejabat Dinas di Sumsel Kena OTT Kejari Palembang
- Prabowo Ingin Para Kepala Daerah Digembleng Seperti Menteri
- Menjelang Peringatan Hari Dharma Samudera, KSAL Pimpin Ziarah di TMP Kalibata
- Kemensos Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Longsor di Boyolali