Gejala Menopause Lebih Buruk Menimpa Wanita Gemuk
Selasa, 01 Agustus 2017 – 22:30 WIB

Berat Badan. Foto IST
"Sebenarnya, penelitian yang menghubungkan antara obesitas dengan gejala menopause yang lebih buruk mulai muncul lebih dari satu dekade yang lalu," kata Dr. Mary Jane Minkin, seorang peneliti kesehatan reproduksi di Yale Medical School di New Haven, Connecticut, yang tidak terlibat dalam penelitian ini.
"Teorinya adalah bahwa panas dihasilkan secara terpusat dan wanita yang kelebihan berat badan memiliki lebih banyak lemak sehingga panas tidak bisa dikeluarkan," pungkas Minkin.
Kehilangan berat badan bisa membantu mengatasi hot flashes, nyeri otot dan sendi yang terkait dengan menopause.(fny/jpnn)
Wanita gemuk mungkin menderita gejala menopause yang lebih parah, seperti hot flashes dan keringat malam daripada mereka yang lebih ramping, menurut
Redaktur & Reporter : Fany
BERITA TERKAIT
- Dari Obesitas Jadi Inspirasi, Ricky Cuaca Sukses Besarkan Ricu's Secret
- 4 Khasiat Jus Pare, Cegah Serangan Penyakit Mematikan Ini
- Berkontribusi Menekan Prevalensi Penyakit Kronis, Prodia Gelar Seminar Dokter Nasional
- Prevalensi Obesitas di Indonesia 23,4%, LIGHThouse Siap Bantu Klien Makin Sehat
- Cara Mencegah Obesitas pada Anak dengan Pola Hidup Aktif
- Rupiah Ditutup Melemah 22 Poin, 'Kabinet Obesitas' jadi Faktor Pemicu