Gelar Pasar Sembako Murah, Syahrial Nasution: AHY Perintahkan Caleg Demokrat Bantu Rakyat

jpnn.com - Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri kegiatan Pasar Sembako Murah di Jalan Bungur Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Sabtu (23/12).
Kegiatan itu digelar calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI Dapil 2 DKI Jakarta dari Partai Demokrat Syahrial Nasution dan caleg DPRD DKI Jakarta Partai Demokrat di Dapil 7 Jakarta Lutfie Zainuddin MZ.
Pada acar itu, AHY berpesan agar para caleg Demo?k?rat bekerja untuk meringankan beban masyarakat di dapil masing-masing, salah satunya dengan menggelar Pasar Sembako Murah seperti yang dilakukan Syahrial.
"Pasar murah ini sangat membantu, alhamdulillah. Semoga ini bisa terus dijalankan," ujar AHY dikutip dari s?i?aran pers.
AHY juga mengatakan bahwa Partai Demokrat selalu ingin dekat dengan masyarakat. Komitmen membantu rakyat sudah dimulai sejak pemerintahan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Beliau (SBY), meski tidak menjadi pemimpin selalu berjuang meningkatkan perjuangan masyarakat. Meski tidak aktif, tugas itu diteruskan oleh kami-kami yang muda ini," tuturnya.
Menurut AHY, Demokrat akan tetap melanjutkan program yang dianggap pro terhadap masyarakat. Parpolnya juga juga bertekad memperbaiki kesejahteraan.
"Namun ada masalah yang ingin diperbaiki. buka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, penghasilan yang layak, kami ingin ke depan meningkatnya penghasilan masyarakat," kata AHY.
Caleg DPR RI dari Partai Demokrat Syahrial Nasution menyebut Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) perintahkan caleg parpolnhya selalu bantu rakyat.
- AHY Jawab Begini Ditanya Pertemuan Prabowo, SBY, dan Megawati
- Agust Jovan Latuconsina Layak Jadi Wasekjen Demokrat: Energik dan Bertalenta
- Syahrial Nasution, Alumni Unpar yang Dipercaya AHY Jadi Wakil Sekjen Partai Demokrat
- Jadi Kepala Komunikasi Partai Demokrat, Herzaky: Ini Amanah Luar Biasa
- Ditunjuk AHY Jadi Bendum Demokrat, Irwan Fecho Mundur dari Stafsus Mentrans
- Soal Teror ke Tempo, Hinca: Tidak Ada Demokrasi Tanpa Media yang Merdeka