Gelar Rakornas di Banten, Organisasi Sayap PKB Ajak Mahasiswa Tolak ISIS

jpnn.com - JAKARTA - Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (GEMASABA) mengajak berbagai pihak untuk menolak penyebaran dan pengaruh gerakan radikal Islamic State of Iraq And Syria (ISIS). Sikap GEMASABA tentang tentang ISIS tertuang dalam rekomendasi hasil rapat koordinasi nasional (rakornas) organisasi sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu di Anyer, Banten, 9-10 Mei.
"Gemasaba menolak keras tindakan dan ideologi yang disebarkan oleh ISIS serta mengajak semua kalangan intelektual kampus untuk bersama-sama melakukan edukasi dan ideologisasi," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Gemasaba Heru Widodo dalam siaran persnya, Senin (11/5).
Rakornas itu dihadiri sekitar 100 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh nusantara. Mereka terdiri dari dewan pengurus cabang se-Jabodetabek dan perwakilan dari 34 dewan pengurus wilayah GEMASABA se-Indonesia.
Heru menambahkan, rakornas GEMASABA juga menolak ide pendirian khilafah. "GEMASABA menentang keras ajakan untuk mendirikan khilafah oleh ormas tertentu dan mendukung penuh tegaknya negara kesatuan Republik Indonesia serta mendorong kepada pemerintah untuk menjaga keutuhan NKRI dengan menertibkan situs dan website yang bertentangan dengan ideologi kebangsaan," katanya.
Selain untuk konsolidasi organisasi, rakornas itu juga membahas kondisi bangsa Indonesia terkini. Guna menyikapi situasi dan kondisi bangsa Indonesia ini, rakornas GEMASABA juga menghasilkan beberapa rekomendasi dan masukan untuk pemerintahan saat ini.
Di antaranya, GEMASABA mendorong pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi, politik dan kemanan agar masyarakat kalangan marginal tidak terbebani akibat tidak stabilnya ekonomi, terjadinya hiruk pikuk politik yang tak kunjung usai, serta kondisi keamanan yang akhir-akhir ini kurang baik.
Selain itu, GEMASABA mendorong pemerintah untuk melakukan reformasi birokrasi agar profesional, bersih, akuntabel dan berpihak pada kaum marginal. GEMASABA juga mendorong pemerintah untuk mewujudkan kepastian hukum yang bebas dari intervensi politik.
Gemasaba mendorong pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia perguruan tinggi di seluruh Indonesia dalam rangka menghadapai kompetisi global dan pasar bebas.(boy/jpnn)
JAKARTA - Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (GEMASABA) mengajak berbagai pihak untuk menolak penyebaran dan pengaruh gerakan radikal Islamic State of
- Dua Petani di Sukabumi Tersambar Petir, Begini Kondisinya
- Lokataru Sebut Putusan MK Menunjukkan Mendes Yandri Lakukan Intervensi Politik
- Dukung Larangan SOTR di Jakarta Utara, Sahroni: 90 Persen Berakhir Tawuran
- ASN PPPK Silakan Cek Leger Gaji, Alhamdulillah Gratis
- Kades Kohod Disebut Bersedia Bayar Denda Pagar Laut Rp 48 Miliar
- Hengky Pribadi Mangkir di Sidang Korupsi Retrofit PLTU Bukit Asam