Geleng-Geleng Lihat Pameran Bicycle Paling Nyentrik di Amerika (3-Habis)
Butuh 50 Jam untuk Bikin Frame Bambu Berlilit Karbon
Rabu, 07 Maret 2012 – 00:07 WIB

FRAME MTB BAMBU-KARBON : Frame MTB buatan Boo Bicycles. Bagian downtube-nya diperkuat lagi dengan anyaman karbon. Foto : Faisal Leksmana for Jawa Pos
Di stan itu, saya pun langsung bertemu dengan orang-orang di balik Boo. Pertama adalah Nick Frey, sang pemilik perusahaan. Dia langsung membuat saya sangat terkesan. Usianya baru 25 tahun, memiliki kombinasi otak sangat pintar serta kemampuan fisik dan mental tangguh.
Sebagai atlet, dia tak perlu diragukan kemampuannya. Dia adalah juara nasional time trial di Amerika Serikat saat berusia di bawah 23 tahun. Dia punya kontrak profesional dan ikut sejumlah event kelas dunia di Amerika maupun Eropa.
Pintar? Sangat! Walau bisa punya karir sebagai pembalap profesional, Frey memilih fokus ke studi. Tidak tanggung-tanggung, dia belajar mechanical engineering di kampus elite, Princeton University. Ketika lulus pada 2009, dia sudah mendirikan Boo.
Filosofi Boo adalah mengombinasikan kenyamanan dan performa. Sesuatu yang sangat mungkin dilakukan dengan memakai bahan bambu yang dikombinasikan dengan karbon. Kalau hanya bamboo, tidak cukup. Kalau hanya karbon, tidak cukup. Bahan lain pun disebut tidak cukup.
Sepeda dari bahan alternatif banyak mewarnai North American Handmade Bicycle Show 2012 yang berakhir Minggu lalu (4/3, kemarin WIB). Bahan bambu
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara