Gempa 7,3 Magnitudo di Sumatera Barat, Warga Sudah Dievakuasi dari Potensi Tsunami

jpnn.com, YOGYAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membeberkan pengamatan pascagempa yang mengguncang Sumatera Barat sebesr 7,3 magnitudo.
Plt. Kapusdatinkom BNPB Abdul Muhari. PhD mengatakan dari pengamatan di Kota Padang gempa terasa kuat dengan guncangan lebih kurang 30 detik.
"Skala gempa dirasakan dari llt. 5 Hotel Mercure Kota Padang di IV-V MMI ( dinding berderik lampu bergoyang dan barang diatas meja ada yang jatuh," ujar Abdul Muhari lewat siaran pers yang diterima di Yogyakarta, Selasa (25/4).
Abdul membeberkan gempa terasa dan menyebabkan masyarakat keluar rumah, sempat panik tetapi terkendali.
"Saat ini sebagian ada yang evakuasi menjauhi laut," katanya.
BNPB memantau hingga 03:56 WIB tidak terlihat ada kondisi tidak normal dari air laut.
Abdul menambahkan posisi pengamatan dari lantai lima Hotel Mercure Kota Padang, ~200m dari bibir pantai, salah satu tempat evakuasi tsunami.
"Pantauan terbatas secara visual tidak terlihat ada kerusakan struktural, laporan detil masih menunggu dari BPBD," pungkas Abdul. (mcr10/jpnn)
BNPB membeberkan pengamatan pascagempa yang mengguncang Sumatera Barat sebesr 7,3 magnitudo.
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Korban Tewas Gempa Myanmar Mencapai 2.700 Orang, BNPB Beri Info soal WNI
- Prabowo Bakal Lepas Misi Kemanusiaan ke Myanmar 3 April
- Info Terbaru Gempa Myanmar, Jumlah Korban dan yang Hilang
- Sejumlah Daerah Diguncang Gempa, Magnitudo 6.0 di Wanokaka NTT
- Gempa Myanmar, Korban Tewas Mencapai 1.644