Gempa Bermagnitudo 7,5 Guncang NTT, Berpotensi Tsunami

jpnn.com, KUPANG - Kepala Stasiun Geofisika BMKG Kupang Margiono menyatakan gempa bumi bermagnitudo 7,5 terjadi di Laut Flores, Nusa Tenggara Timur.
Margiono menyebut guncangan itu berpotensi memicu tsunami.
"Gempa terjadi pada pukul 10.20 WIB sekitar 112 kilometer barat laut Larantuka dengan kedalaman 12 kilometer," kata Margiono ketika dihubungi di Kupang, Selasa (14/12).
Menurut dia, peristiwa itu berkaitan dengan gempa bumi yang dirasakan warga di Pulau Flores dan sekitarnya.
"Gempa bumi tersebut berpotensi memicu tsunami yang bisa melanda sejumlah wilayah di NTT maupun Maluku, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara," ujarnya.
Margiono meminta warga di wilayah yang berpotensi terdampak tsunami agar meningkatkan kewaspadaan atau berpindah ke tempat yang lebih aman.
"Untuk menghindari ancaman tsunami," ungkapnya.
BMKG meminta pemerintah provinsi atau kabupaten/kota yang berada pada status awas agar segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi menyeluruh. (antara/jpnn)
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Kupang Margiono menyatakan gempa bumi bermagnitudo 7,5 terjadi di Laut Flores, NTT. Bepotensi menimbulkan tsunami.
Redaktur & Reporter : Elvi Robia
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Menlu Sugiono Pastikan tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa Myanmar
- Gempa Myanmar, Indonesia Kirim Bantuan Tahap Tiga
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Ratusan Warga Muslim Tewas akibat Gempa Bumi di Myanmar
- Gempa Bumi Kembali Terjadi di Myanmar Hari Ini