Gempa Bumi Guncang Sumbar, Satu Warga Solok Meninggal

jpnn.com, PADANG - Satu warga Solok, Sumatera Barat, dilaporkan meninggal dunia tertimpa reruntuhan bangunan rumah akibat gempa 5,5 SR yang berpusat di Kabupaten Solok, Sabtu (21/7) sekitar pukul 14.58.
Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, warga yang meninggal dunia itu bernama Bustami, tinggal di Dusun Rawang, Jorong Lubukselasih, Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Talang.
Saat gempa terjadi, pria berusia 63 tersebut sedang terlelap tidur dan tak sempat keluar saat bangunan rumahnya ambruk.
"Korban tertimpa dinding rumahnya yang rusak diguncang gempa. Setelah dievakuasi, warga membawanya ke RSUD Arosuka Solok," kata Syamsul Anwar, wali nagari Batang Barus.
Selain rumah Bustami, sejumlah bangunan rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan di Solok.
Selain di Solok, guncangan gempa juga membuat sebagian masyarakat di Padang, Pesisir Selatan, Bukittinggi, Padangpanjang dan Padangpariaman serta Sawahlunto berhamburan keluar rumah, pusat perbelanjaan dan rumah sakit.
"Sedang nonton dengan anak di XXI Transmart, tiba-tiba bangunan bergoyang. Ternyata gempa. Penonton langsung berhamburan ke luar. Begitu juga dengan masyarakat yang berbelanja," ujar Jasman, salah seorang warga Padang, sesaat setelah gempa, kemarin.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono menyebutkan, pusat gempa darat itu berada di 15 km barat daya Kabupaten Solok, pada kedalaman 14 km.
Satu warga Solok, Sumatera Barat, dilaporkan meninggal dunia tertimpa reruntuhan bangunan rumah akibat gempa 5,5 SR di Kabupaten Solok, Sabtu (21/7).
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Menlu Sugiono Pastikan tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa Myanmar
- Gempa Myanmar, Indonesia Kirim Bantuan Tahap Tiga
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Ratusan Warga Muslim Tewas akibat Gempa Bumi di Myanmar
- Gempa Bumi Kembali Terjadi di Myanmar Hari Ini