Gempa Cianjur: Tim SAR Temukan Jenazah Ibu dan Anak

jpnn.com, CIANJUR - Tim SAR gabungan TNI-Polri, Basarnas, dan Brimob kembali menemukan dua jenazah ibu dan anak korban gempa Cianjur yang tertimbun material longsor di Desa Cijedil, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat.
Komandan Tim SAR Resimen II Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri Ipda I Nyoman Sudiarta menyebut dua jenazah yang ditemukan adalah ibu dan anak.
Berdasarkan informasi dari keluarga, kedua jenazah adalah ibu bernama Eka dan anaknya Azura berusia tiga tahun.
"Ditemukan pukul 15.30 WIB," kata Ipda Nyoman.
Pencarian terhadap ibu dan anak itu sudah berlangsung sejak Selasa (21/11).
Tim SAR gabungan awalnya melakukan pencarian menggunakan peralatan seadanya karena alat berat sulit sampai ke lokasi.
Pencarian korban bahkan melibatkan anjing pelacak atau K-9 Polri dan Dog SAR Indonesia serta milik TNI.
Menurut informasi, sejak Kamis (24/11), bau tak sedap mulai tercium di lokasi jenazah ibu dan anak ditemukan.
Tim SAR gabungan TNI - Polri, Basarnas, dan Brimob menemukan jenazah ibu dan anak saat evakuasi korban gempa Cianjur, di Desa Cijedil.
- Ray Sahetapy Meninggal Dunia, Raya: Surya Langsung Beli Tiket Jam 5 Subuh
- Innalillahi, Satu Orang Tewas di Dalam Mobil Avanza yang Tertimbun Tanah Longsor
- Mengenang Sosok Ray Sahetapy, Ira Wibowo: Kami Semua Sedih, Dia Sangat Open
- Kenang Sosok Ray Sahetapy, Deddy Mizwar: Teman Diskusi yang Menyenangkan
- Kebakaran Menghanguskan 18 Rumah Dinas TNI di Aceh
- Ini Identitas Korban Minibus Masuk Jurang di Sabang, 1 Tewas