Gencatan Senjata Israel-Palestina Mulai Awal Pekan
Sabtu, 17 Januari 2009 – 08:39 WIB

KIRIM TENTARA INDONESIA : Ormas Islam Hizbut Tahrir Indonesia berunjuk rasa menentang agresi Israel di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (16/1). HTI menuntut pemerintah untuk mengirim tentara Indonesia melawan Israel di Gaza. Foto : Toni Suhartono/INDOPOS
Saat pembicaraan diplomatik mengenai gencatan senjata mencapai kemajuan, serangan udara maupun darat masih dilancarkan Israel.
Jawa Pos yang memantau langsung serangan dari perbatasan Gaza-Mesir hingga tadi malam menyaksikan, Israel mengubah pola serangannya pada pekan ketiga agresinya. Bila biasanya serangan dilakukan sebelum subuh hingga duhur, jeda hingga asar dan kembali ramai setelah asar hingga dini hari, kemarin berubah.
Kemarin, serangan Israel terjadi pukul 06.30 waktu Mesir (sekitar pukul 11.30 WIB). Serangan tersebut terjadi dekat sekali dengan perbatasan Rafah Mesir-Palestina. Dimulai dengan dentuman artileri dan serentetan tembakan tank yang terdengar hingga ke perbatasan Mesir, serangan tersebut kemudian dilanjutkan dengan jet-jet tempur.
Dimulai dengan melempar chaff (semacam bola panas untuk mengalihkan rudal antipesawat pencari panas), sekitar tiga jet tempur Israel melontarkan bom yang jatuh tak lebih dari sekitar 100 meter dekat tembok perbatasan Mesir.
JERUSALEM - Pemerintah Israel menyatakan bahwa penyerbuan pasukan mereka ke Jalur Gaza memasuki babak akhir. Mereka merencanakan untuk mengawali
BERITA TERKAIT
- Rayakan Paskah, Presiden Kolombia Bicara soal Penderitaan Yesus & Rakyat Palestina
- Presiden Iran Masoud Pezeshkian Sebut Israel Pelaku Utama Terorisme Global
- Kereta Gantung Terjatuh di Italia Selatan, 4 Tewas
- Ajak Israel Berunding, Hamas Siap Akhiri Perang di Gaza
- Hamas Tolak Gencatan Senjata, Kini Israel Kuasai 30 Persen Jalur Gaza
- 1.400 Tenaga Medis Tewas Akibat Serangan Israel di Gaza