Generasi Milenial Dibidik jadi Perantara Kembangkan Industri Sawit Nasional

“Atas dasar pemikiran tersebut itu pula, kami dari BPDPKS secara regular mengadakan kegiatan-kegiatan semacam ini, yaitu untuk merangkul generasi muda agar semakin dekat, akrab dan mengerti dengan baik terkait besarnya potensi yang dimiliki Indonesia dalam hal komoditas strategis ini,” tutur Edi.
Untuk penyelenggaraan Digitalk Sawit kali ini, dijelaskan Edi, merupakan gelaran keempat yang difokuskan untuk masyarakat muda di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung dan Lampung.
Dalam gelaran kali ini, turut hadir pula Ketua Bidang Komunikasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Tofan Mahdi.
Sebelumnya, acara serupa juga digelar dengan berfokus pada segmen peserta dari Aceh, Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau.
Dengan digelar dari kota ke kota secara bergiliran, diharapkan juga bakal semakin banyak lagi kalangan milenial yang bisa dirangkul dalam kampanye positif soal industri sawit.
“Terakhir, dengan adanya rangkaian acara Digitalk ini, diharapkan dapat mengajak generasi milenial untuk mengcounter balik serangan berupa kampanye negatif yang selama ini masih kerap menimpa industri sawit nasional,” tegas Edi.(chi/jpnn)
Kalau selama ini industri sawit dituding tidak ramah lingkungan, perlu diingat bahwa dari sawit kita justru bisa memproduksi biofuel yang secara emisi justru sangat ramah lingkungan.
Redaktur & Reporter : Yessy
- Azlaini Agus: Hutan Riau Dibabat Perusahaan Sawit dan Kertas
- Forwatan dan 3 Asosiasi Berbagi Manfaat Produk Turunan Sawit kepada Yatim Piatu
- Riau Berusaha Rebut Hak Kelola Kebun Eks Sawit Duta Palma
- Remaja Pencuri Buah Kelapa Sawit di Musi Rawas Ditangkap Polisi
- Gandeng Polri, PalmCo Optimalkan Lahan Replanting Sawit untuk Tanam Jagung
- BPDP dan Olenka Dorong Hilirisasi dan Pengembangan UMKM Berbasis Kelapa Sawit