Genjot Produktivitas Pertanian, Ganjar Bicara Pentingnya Peran Petani Milenial

“Ternyata membikin salah satu produk unggulannya, yakni melon cukup bagus dan serapan pasarnya bagus. Model yang bisa dikembangkan dari inovator di tingkat desa ya dengan teknologi yang dia temukan sendiri dan bisa menghasilkan nilai ekonomi pertanian yang bagus,” kata Ganjar.
Karena itu, Ganjar menilai jika petani milenial diberikan sebuah fasilitas untuk mengembangkan sektor pertanian, maka akan timbul sebuah hal baru seperti yang dilakukan Bowo dkk.
“Saya kira banyak anak-anak muda yang seperti ini difasilitasi saja, ternyata ddengan fasilitas bagus mereka hebat,” jelasnya.
Ganjar pun meyakini keseriusan pemerintah dalam memberikan pendampingan akan melahirkan banyak petani milenial.
Sementara itu, Bowo menyatakan Artansi yang dibuatnya mengusung konsep pertanian terintegrasi untuk pemberdayaan masyarakat di desanya.
“Jadi konsep kami usung pertanian terintegrasi dengan pemberdayaan masyarakat,” kata Bowo.
Bowo menyampaikan Artansi Chandra Kahuripan terdiri dari 10 kelompok dengan jumlah anggotanya lebih dari 150 orang.
Kebanyakan mereka yang aktif merupakan anak-anak muda di Desa Karangpucung.
Ganjar memuji langkah petani milenial seperti Bowo yang diharapkan terus menggenjot produktivitas pertanian di Indonesia
- Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Dorong Anak Muda Gelar Festival Kuliner UMKM di 35 Kabupaten/Kota
- Perjalanan Sukses Aris Wanimbo, dari Tanah Papua Hingga ke Brunei
- Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno Ajak Anak Muda Peduli Energi Terbarukan Berkolaborasi
- Bukan Hanya Mengancam Orang Tua, Hipertensi Masalah Bagi Remaja
- Wamentan Sudaryono Luncurkan Program Milenial Siap Ekspor di Bali
- Survei Indikator: Elektabilitas Prabowo Jauh Tinggalkan Anies & Ganjar