Gerindra: Kita Semua Harus Tegakkan UU Disabilitas

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo mengatakan, sampai saat ini penyandang disabilitas masih belum mendapatkan hak secara maksimal.
Hashim menyampaikan hal tersebut dalam acara 5 Tahun UU Disabilitas, Bagaimana Realisasi Pelaksanannya" di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (27/5).
Menurut dia, dalam undang-undang sudah ada kewajiban dari perusahaan swasta dan dari pemerintah itu harus wajib satu persen dari yang melamar minimal satu persen dari disabilitas itu ada.
Selain itu, dari pemerintah pegawai negeri ASN itu harus minimal 2 persen dari disabilitas.
"Maka itu tugas kita semua masyarakat maupun partai politik kita harus menegakkan ini UU," kata Hashim.
Menurut dia, sejak disahkan 2016, hak penyandang disabilitas masih sangat minim.
Hashim menyatakan, masih banyak daerah di Indonesia belum memiliki petunjuk teknis untuk menerapkan UU disabilitas tersebut.
"Dari peraturan pemprov dari 34 provinsi hanya ada peraturan gubernur 13 atau 14. Berarti ada hampir 20 provinsi belum ada peraturan gubernur,” ujarnya.
Gerindra mengajak masyarakat, pelaku usaha dan pemerinta untuk menegakkan undang undang disabilitas.
- Rano Sebut Bansos untuk Lansia-Disabilitas agar Tak Pinjam ke Bank Keliling
- Garudafood Gandeng Sekolah Relawan Salurkan Al-Qur’an Braille untuk Pelajar Disabilitas
- Wujudkan Semarang Inklusif, Agustina-Iswar Mulai Bangun 'Rumah Inspirasi'
- Arsari Group Bantah Keterlibatan Hashim di Tambang Mas Sangihe
- PDIP Nilai Pertemuan Jokowi dan Hashim Bermuatan Politik Pencitraan
- Bobby Nasution Batal Hadiri Pisah Sambut Walkot Medan, Gerindra: Jangan Dibesar-besarkan