Gerindra, PKS dan PAN Sepakat Berkoalisi di 5 Pilkada

Menurut Prabowo, banyak hal yang harus dipertimbangkan. Dia juga harus bertanya kepada partai lain. ”Jatim kami pending dulu,” ungkapnya.
Penundaan itu terjadi bukan karena ada dua calon kuat yang sudah diusung beberapa partai, melainkan karena penyaringan belum selesai. Dia mengatakan, biarlah nanti rakyat yang memilih. Pilkada DKI bisa menjadi pelajaran. Awalnya, banyak yang meremehkan pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang diusung Gerindra bersama PKS.
Banyak yang menertawakan pasangan tersebut. Ternyata, masyarakat memilih keduanya sebagai gubernur dan wakil gubernur Jakarta. Eddy Soeparno mengatakan, PAN masih akan membahas munculnya nama Suyoto, bupati Bojonegoro yang dipasangkan dengan Moreno. Partai juga akan berbicara dengan Kang Yoto –sapaan Suyoto. ”Kami kan belum konfirmasi ke Pak Suyoto,” urai dia.
Menurut dia, disandingkannya Suyoto dengan Moreno relatif baru. Sebelumnya, nama Moreno tidak pernah muncul. DPP juga akan bertanya kepada DPW PAN Jatim soal calon yang akan diusulkan.
Tentu pihaknya akan mendengar suara dari daerah. Apakah Suyoto yang akan diajukan atau kader lain. Dia berharap, pada awal tahun sudah ada nama yang disepakati untuk dicalonkan sebagai gubernur dan wakil gubernur Jatim. (lum/c11/oni)
Untuk pilkada Jawa Timur, Gerindra, PKS dan PAN belum menemukan kata sepakat siapa yang akan diusung.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Kemendagri Tegaskan Komitmen Dukung Kelancaran PSU Pilkada 2024 di 6 Daerah Ini
- 24 Jam Nonstop, Posko Mudik Lebaran DPW PKS Banten Sediakan Fasilitas Pijat Relaksasi
- Yanuar Arif Melepas Ribuan Peserta Program Mudik Gratis dengan Kereta Api
- Menjelang PSU, Calon Bupati Parimo Nizar Rahmatu Dilaporkan ke Bawaslu
- PKS Ajak Yatim, Piatu, & Duafa Belanja Baju Lebaran Gratis
- Pantau Langsung PSU Pilkada Siak, Irjen Herry: Kami Kawal Keamanan hingga Tuntas