Getas, Desa Penjunjung Toleransi di Lereng Gunung
Selasa, 27 Desember 2016 – 08:56 WIB

LINTAS AGAMA: Warga Dusun Kemiri, Desa Getas, Kecamatan Kaloran, bersama-sama mengikuti Selamatan Natal di rumah Kadus Kemiri, Waliyoto, pada Sabtu (24/12) malam. Kegiatan ini diikuti warga dari berbagai pemeluk agama yang ada di Dusun Kemiri. Yang menarik, makanan untuk Selamatan Natal dibawa sendiri-sendiri oleh warga untuk dimakan bersama-sama sebagai wujud kebersamaan. Foto: Wong Ahsan/radarsemarang.com
Sayangnya, kata Abaz, wilayah-wilayah itu selama ini kurang terekspose. “Saya berharap, kearifan lokal yang ada ini, bisa dikelola secara sistematis. Bisa terus digalakkan atau dikampanyekan,” tutur Abaz.(pratono/san/lis/isk/jpg/ara/jpnn)
Getas hanyalah sebuah desa di Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Namun, desa yang terletak di lereng Gunung Ungaran itu seolah
Redaktur & Reporter : Antoni
BERITA TERKAIT
- Senator Lalita Buka Puasa Bersama Masyarakat Nelayan, Tekankan Toleransi
- GPII Keluarkan Seruan Jelang Natal dan Tahun Baru 2025
- Terowongan Silaturahim Diresmikan, Simbol Toleransi Umat Beragama
- Perkuat Toleransi di Indonesia, SETARA Institute Luncurkan Rencana Aksi Daerah
- Kumpul Bareng Komunitas Tionghoa di PIK, Ridwan Kamil Gaungkan Toleransi
- Debat Pilgub Sumsel, Eddy Santana Sebut Pentingnya Pendidikan untuk Jaga Toleransi